Sampang, Bhirawa
Musyawarah Daerah Dewan Koperasi Indonesia (Musda Dekopinda) Kabupaten Sampang, yang digelar di Pendopo Trunojoyo, Senin (4/5/26) dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur, H. Slamet Sutanto, SE, MM.
Hadir pula pada kesempatan ini, Forkopimda Kabupaten Sampang, Bupati, Wakil Bupati Sampang, Kajari Sampang, Dandim 0828, anggota DPRD Jawa Timur, mewakili gerakan koperasi yang ada di seluruh Kabupaten Sampang.
Ketua Dekopin Wilayah Jawa Timur, Slamet Sutanto yang hadir dalam acara itu menyampaikan, Musda Dekopinda Kabupaten Sampang, diharapkan memunculkan gagasan untuk membangun koperasi di Kabupaten Sampang yang lebih baik.
“Bahkan termasuk dengan hadirnya koperasi desa maupun koperasi kelurahan Merah Putih. Diperlukan sinergitas dan komitmen bersama untuk memegang prinsip koperasi sebagai organisasi ekonomi rakyat,” kata Slamet.
Ia optimis, bila koperasi ini dikelola oleh pengurus yang kompeten maka ekonomi tumbuh besar dari desa-desa di seluruh Kabupaten Sampang. Terlebih, ada tiga syarat yang harus dipenuhi bagi pimpinan Dekopinda yang akan datang.
“Syarat itu yakni memiliki kompetensi dan kapabilitas khususnya bidang perkoperasian,” kata Slamet.
Kemudian, lanjutnya, memiliki karakter, amanah, jujur dan memegang teguh bahwa tugas Dekopim adalah pengabdian untuk kebaikan gerakan koperasi. Lalu, pemimpin yang ahli komunikasi, bisa membangun jaringan di semua pihak.
“Badan usaha Koperasi memiliki spesifikasi khusus, seperti budaya gotong royong, saling menolong dan menggotong, sebab Koperasi bukan hanya sekedar bisnis tapi pengabdian dengan semangat gotong-royang” Imbuhnya.
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sampang di Pendopo Trunojoyo, Sampang.
Dalam sambutannya, Bupati Sampang mengatakan selamat melaksanakan Musda Dekopinda Sampang, sebab, tantangan ke depan besar, siapapun nanti yang terpilih sebagai ketua Dekopinda, pesan saya benahi struktur organisasi dengan baik, sehingga menghasilkan kinerja yang benar benar optimimal.
“Keberadaan Koperasi sangat penting, bahkan beberapa negara maju masih menerapkan Koperasi seperti negara Jerman, dan swedia, kami berharap momentum musda ini, keberadaan Koperasi dengan semangat dan budaya gotong royong dengan pengelolaan yang baik, pasti kita tidak kekurangan,” jelasnya.
Lanjut Bupati Sampang, keberadaan Koperasi nantinya, bisa menopang pertumbuhan ekonomi khususnya di Kabupaten Sampang. [lis.kt]


