29.4 C
Sidoarjo
Monday, May 4, 2026
spot_img

“Seniman” Hewan Kurban

Peternak di berbagai sentra peternakan sapi sudah mulai memberi banderol harga pada hewan ternak yang akan menjadi komoditas kurban. Harganya berkisar mulai Rp 20 juta per-ekor dengan ukuran berat badan (hidup) normal 200 kilogram.Beberapa peternak di Jawa Timur menjadi langganan penyedia hewan kurban (sapi) khusus pejabat tinggi. Bobot sapi “istimewa” minimal 800 kilogram, sampai 1 ton lebih. Jenis sapi potong Limosin, Simental, dan PO (Peranakan Ongole) menjadi andalan peternak lokal.

“Seniman”Peternak umumnya memelihara sapi yang akan dibeli pejabat tinggi (Presiden, Wakil Presiden, danMenteri), sebagai hewan kurban selama 3 hingga 5 tahun. Proses penggemukan khusus untuk mencapai bobot jumbo (di atas 800 kilogram hingga 1 ton) biasanya dilakukan intensif. Serta ekstra hati-hati. Tak beda denganmembentuk berat badan calon pegulat Jepang sumo. Terutama “periode emas” selama 8 bulan hingga 1 tahun sebelum hari raya Idul Adha.

Perlakuan terhadap hewan kurban unggulan melalui perawatan khusus. Yang terpenting pemberian pangan, dan vitamin secara terjadwal. Sehingga bobot bertambah secara optimal, cukup berotot dan sehat. Begitu pula lingkungan kandang harus selalu dibersihkan, nyaris tidak bau. Serta hewan ternak di-mandi-kan 2 kali sehari. Setelah perawatan secara profesional, hewan ternak harus lolos pemeriksaan Dinas Kesehatan. Wajib bebas penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pembelian hewan kurban pejabat tinggi dilakukan melalui pesanan, jalur resmi ke-Dinas-an. Artinya, “seniman” peternak yang sudah kondang. Beberapa daerah di Jawa Timur biasa menjadi sentra “seniman” penggemukan mandiri (individual). Antara lain, Tuban, Kediri, Probolinggo, Sumenep, Malang, dan Jember. Juga terdapat beberapa “pabrik” penggemukan sapi (feedlot), dengan bakalan sapi impor (dari Australia). Penggemukan oleh pabrik biasanya lebih singkat, hanya berlangsung 3-10 bulan, untuk kebutuhan pasar konsumsi daging sapi.

Berita Terkait :  ITS Target 7.160 Mahasiswa Baru di SNPMB 2026

Walau perekonomian global (dan nasional) “tidak baik-baik saja,” tetapi kewajiban berkurban tetap tumbuh. Ber-iringan dengan kesadaran menjalankan syariat agama.PenyembelihanhewankurbanpadaIdul Ad-ha tahun 1447 H (2026) diperkirakanmeliputi 1,8 jutaekorhewan. Pasarhewandadakanbermunculan di berbagaikampung di perkotaan. Seluruhnyadijaminsehat (denganmemilikisuratketerangansehat) yang diterbitkanDinasPeternakan.

Surat keterangansehat (Sukethat) menjadi persyaratan perdagangan hewan. Karena Indonesia belumbenar-benarbebasdariwabah PMK (PenyakitMulut dan Kuku). Serta menyusulpenyakit LSD (Lumpy Skin Disease, semacamcacar) padasapi. Ditandaidengantimbulnyabenjolan (cacar) padasekitarleher, punggung, danperut. NamunKementerianKesehatantelah”menyelesaikan”dengancepatkasus LSD. Sehingga persediaan hewanternaktetaptersediaberlimpah.

Berdasar data Kementerian Pertanian diperkirakan ketersediaan hewan kurban secara nasional mencapai sekitar 3,24 juta ekor. Separuhnya merupakan kambing yang siap potong. Sedangkan kebutuhan ditaksir sekitar 2,3 juta ekor. Termasuk di dalamnya 1 juta ekor kambing dan domba. Masih surplus. Sehingga harga hewan kurban tidak akan melonjak. Terutama disokong dari Jawa Timur yang surplus sebanyak 600-an ribu ekor. Umumnya hewan kurban dikuasai oleh peternak, juga diperdagangkan oleh blantik (pedagang hewan), khusus saat Idul Ad-ha.

Hari rayaIdul Ad-ha, menjadi periode pemenuhan gizidan protein terbaiksepanjangtahun. Sekaligusmenjadi”panen”puncakperdaganganhewankurban.Selamainihewankurban”ditabungpelihara”sebagaiaset (paling berharga) petani di pedesaan. Pemerintah melalui organisasi Keagamaan masih perlu meng-edukasi masyarakat berkait penyembelihan hewan kurban lebih beradab. Karena beberapa video penyembelihan di kampung-kampoung terasa masih “menyakiti” hewan kubran.

——— 000 ———

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!