Sidoarjo, Bhirawa
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, mengatakan pelaksanaan program cek kesehatan gratis ( CKG), di Kabupaten Sidoarjo terus berjalan. Setiap minggu dilakukan monitor pelaksanaannya di 31 Puskesmas yang ada di Sidoarjo.
Menurutnya, pada tahun 2026 ini Dinas Kesehatan Sidoarjo harus melayani 52 persen dari 2 juta jiwa lebih warga yang ada di Kabupaten Sidoarjo. “Target 52 persen ini harus tercapai oleh seluruh Puskesmas,” komentarnya, Senin (27/4) kemarin.
Sehingga 31 Puskesmas harus berupaya dengan maksimal memberikan layanan cek kesehatan gratis kepada warga Sidoarjo. Mulai dari anak yang baru lahir, anak sekolah, dewasa sampai Lansia.
Pelaksanaan CKG, menurut dr. Lakshmie juga akan dilakukan
disekolah-sekolah. Pihaknya akan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo untuk melakukan pemeriksaaan kesehatan kepada siswa sekolah.
Dikatakannya CKG menjadi bagian dari upaya promosi kesehatan. Ia sampaikan pentingnya CKG dilakukan, karena lewat CKG akan teridentifikasi sejak dini faktor risiko dan pra-penyakit. Dengan begitu pengobatan dapat dilakukan sejak awal.
Program Car Free Day (CFD) di Kabupaten Sidoarjo, kata dr Lahksmi , juga telah dimanfaatkan untuk memaksimalkan program CKG di Sidoarjo. Pada momen CFD Sidoarjo, Minggu pagi, (26/4) akhir pekan lalu, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, sudah dilakukan Dinas Kesehatan Sidoarjo kepada pengunjung CFD Sidoarjo.
CKG ini hasil kolaborasi bersama Auto 2000 Waru-Sidoarjo . CKG ini mencakup pemeriksaan gula darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat serta pemeriksaan tinggi badan dan berat badan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan di Paseban Alun-alun Sidoarjo.
“Harapan kita semua warga Sidoarjo ini selalu sehat,” ucapnya.[kus.ca]


