28 C
Sidoarjo
Monday, April 20, 2026
spot_img

Tunjukkan Kinerja dan Profesionalisme, Reni Perempuan Pertama Jabat Direktur Operasi SIG

Gresik, Bhirawa
Berkat dedikasi dan kompetensinya, Reni dipercaya menjabat sebagai Direktur Operasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) sejak April 2023. Sekaligus menjadi perempuan pertama, yang menduduki posisi Itu. Seorang profesional dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri semen, juga perempuan pertama berkarir di area operasi.

Reni Wulandari merupakan lulusan teknik kimia Universitas Diponegoro, dan Magister Business Administration dari Swiss German University. Telah menempati berbagai posisi strategis di lingkungan SIG Group, Ia mengawali karier sebagai General Manager Pabrik Tuban dan Pabrik Narogong di PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), salah satu anak usaha SIG. Selanjutnya, Reni dipercaya menjadi Direktur Operasi di PT Semen Gresik, sebelum akhirnya diangkat sebagai Direktur Operasi SIG melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 18 April 2023

”Sejak hari pertama mengemban amanah sebagai Direktur Operasi SIG, saya menerapkan pendekatan Visible-Felt Leadership. Kehadiran pemimpin dan interaksi langsung di lapangan sangat penting, terutama di area operasi yang didominasi karyawan laki-laki. Sebagai bagian dari minoritas gender, saya tidak mengalami kendala terkait bias gender dalam menjalankan perubahan untuk mendukung kinerja operasi SIG,” ujar Reni

Dengan terpilih telah menunjukkan kesetaraan gender di SIG, bukan sekadar slogan, melainkan telah terimplementasi di seluruh lini. Sebagai penerima penghargaan The Most Extraordinary Women Business Leaders 2024 dari Majalah SWA, Reni menekankan bahwa peluang berkarier di sektor industri berat seperti semen menuntut kompetensi dan konsistensi tinggi.

Berita Terkait :  Kapolres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Warga Tak Mampu

Karyawan perempuan SIG menganalisis kalori material limbah untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif di Laboratorium Alternative Fuel & Raw Material di Pabrik Narogong, Jawa Barat.

”Dalam lingkungan kerja berbasis merit, fokus pada kompetensi, kualifikasi, kinerja, dan profesionalisme akan menjadi keunggulan bagi organisasi. Dan kesetaraan gender mampu meningkatkan profitabilitas, inovasi, dan produktivitas melalui keberagaman perspektif,” ungkapnya.

Karyawan perempuan SIG menganalisis kalori material limbah untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif di Laboratorium Alternative Fuel & Raw Material di Pabrik Narogong, Jawa Barat.

Sementara itu, Direktur Human Capital SIG, Hadi Setiadi mengatakan, perusahaan memiliki kebijakan Fair Employment Opportunity Policy. Menjamin kesempatan yang adil dan setara bagi seluruh karyawan, kebijakan juga merupakan bentuk penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM). Serta dukungan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di Indonesia.

”Kami memastikan tidak ada diskriminasi, dalam proses rekrutmen maupun seleksi untuk posisi manajemen dan senior. Seluruh proses dilakukan secara transparan berdasarkan kompetensi dan kinerja, bukan faktor gender,” tandasnya. [kim.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!