30 C
Sidoarjo
Saturday, April 18, 2026
spot_img

Mojotirto Festival 2026, Resmi Dibuka dengan Umbul Dungo sebagai Simbol Persatuan Doa untuk Keberkahan

Tampak Wawali Cak Sandi saat menyatukan 7 air dari sumber air Bumi Majapahit yang hendak dilarung di sungai Ngotok pada puncak festival Mojotirto

Kota Mojokerto, Bhirawa.
Umbul Dungo dengan menghadirkan sajian Buceng kuat menjadi pembuka rangkaian Mojotirto Festival 2026 yang digelar di Pendapa Sabha Mandala Tama pada Jumat (17/4) malam.

Kegiatan sarat makna spiritual dan budaya, sebagai wujud doa bersama sekaligus simbol persatuan masyarakat.
Umbul Dungo ditandai dengan penyatuan air dari tujuh sumber mata air yang berasal dari bumi Majapahit. Air tersebut kemudian dipadukan dengan air dari berbagai daerah di Jawa Timur yang dibawa oleh para duta wisata.

Dalam suasana khidmat, doa-doa dipanjatkan oleh para pemuka agama dari berbagai keyakinan. Hal ini mencerminkan nilai toleransi dan kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat.

Salah satu elemen penting dalam prosesi ini adalah hadirnya buceng kuat. Buceng kuat merupakan tumpeng khas yang melambangkan kekuatan, keteguhan, dan harapan akan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Prosesi Umbul Dungo kemudian ditutup dengan tabur bunga sebagai simbol tolak balak, yakni harapan agar seluruh masyarakat kota Mojokerto dijauhkan dari marabahaya serta diberikan keselamatan dan kesejahteraan.

Setelah terlaksananya prosesi umbul dungo Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi menyambut para duta wisata dalam gala diner di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto.

Berita Terkait :  Pemkot Surabaya Bersama Pedagang Gelar Kya-Kya Chunjie Fest 2025

Wawali Cak Sandi mewakili Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, menyampaikan terima kasih atas partisipasi para duta wisata se-Jawa Timur.

“Terima kasih sudah hadir, terima kasih sudah berpartisipasi, terima kasih sudah berbagi air dengan kami karena air adalah sumber kehidupan, tanda simbol bahwa itu adalah kehidupan kita bersama di mana kita tentu dengan menuangkan air bersama mengukuhkan persaudaraan sepanjang masa,” kata Cak Sandi.

Ia juga berharap ikatan yang dibina oleh duta-duta wisata ini semakin erat, semakin bisa memberi masukan antar satu dan yang lain.

“Dengan saling berbagi saya rasa kita akan bisa menghidupi wisata kita masing-masing. Antar duta wisata dapat saling mengikatkan diri sehingga tujuan atau destinasi wisata nanti tidak berhenti di satu kota,” pungkasnya.

Larung Tirta Amerta sendiri akan menjadi puncak dari Mojotirto Festival yang dilanjutkan dengan pembukaan Kejurprov Dayung. [min.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!