Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat meninjau kantor baru Disparbud di komplek Museum Sri Aji Jayabaya, kemarin.
Pemkot Kediri, Bhirawa.
Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri kini resmi berpindah ke komplek Museum Sri Aji Jayabaya di Jalan Totok Kerot, Desa Menang, Kecamatan Pagu. Relokasi ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan museum secara lebih optimal.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan, dengan menempati satu kawasan, Disparbud tidak hanya berfungsi sebagai pengelola, tetapi juga dapat lebih maksimal dalam melakukan pengawasan terhadap operasional museum.
“Nanti secara berkala saya akan cek museum ini seperti apa kekurangan dan sebagainya,” ujarnya saat meninjau kantor Disparbud di komplek museum.
Dalam kunjungan itu, bupati juga menaruh perhatian pada peran edukator museum. Ia bahkan sempat menguji kemampuan petugas dalam menyampaikan informasi terkait koleksi artefak kepada pengunjung.
Menurutnya, keberadaan edukator sangat penting untuk menjembatani pengunjung dalam memahami nilai sejarah dari setiap koleksi yang ditampilkan, sehingga kunjungan ke museum tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga edukatif.
“Petugas yang menceritakan itu diharapkan bisa lebih interaktif lagi, supaya orang datang ke museum tidak kapok dan menjadi pengalaman yang menyenangkan,” ungkapnya.
Selain peningkatan kualitas layanan, Bupati Hanindhito juga menyoroti aspek perlindungan koleksi. Artefak asli, menurutnya, perlu ditempatkan dalam lemari kaca guna menghindari kerusakan fisik akibat sentuhan maupun faktor lainnya.
Tak hanya itu, ia juga meminta agar deskripsi koleksi dibuat lebih ramah pengunjung. Ukuran tulisan yang dinilai masih terlalu kecil diharapkan dapat diperbesar agar mudah dibaca.
“Hal seperti ini mungkin sepele, tapi manfaatnya besar bagi masyarakat,” tandasnya.(van,nov.hel)


