26 C
Sidoarjo
Monday, April 6, 2026
spot_img

Stasiun Bojonegoro Layani Lebih dari 55 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026

Bojonegoro, Bhirawa.
Stasiun Bojonegoro telah melayani sebanyak 55.758 penumpang perjalanan mudik maupun balik menggunakan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 periode 11 Maret (H-10) hinggal 1 April 2026 (H+10). Jumlah tersebut terdiri dari 26.549 penumpang berangkat dan 29.209 penumpang datang.

Jumlah ini meningkat 15 % dibandingkan periode Angkutan Lebaran Tahun 2025 yang telah melayani sebanyak 48.512 penumpang. Tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api menjadi bukti kepercayaan publik terhadap layanan yang semakin aman, nyaman, dan tepat waktu.

Sementara itu, puncak arus mudik tercatat pada 15 Maret 2026 dengan total layanan sebanyak 2.610 penumpang terdiri dari 883 penumpang naik dan 1.727 penumpang turun, sedangkan puncak arus balik terjadi pada 23 Maret 2026, dengan layanan mencapai 3.333 penumpang, yang terdiri dari 1.859 penumpang naik dan 1.474 penumpang turun.

Tingginya angka tersebut mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat dalam melakukan perjalanan pada mudik dan balik masa Angkutan Lebaran 2026.

Stasiun Bojonegoro, merupakan stasiun utama yang melayani mobilitas masyarakat dengan kereta api jarak jauh dan memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah, khususnya untuk perjalanan menuju kota-kota besar seperti Semarang, Jakarta, Surabaya hingga Banyuwangi.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menambahkan, bahwa selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya terus mengoptimalkan pelayanan kepada pelanggan melalui berbagai peningkatan fasilitas di stasiun maupun di atas kereta. Mulai dari kebersihan area stasiun dan kereta, kesiapan sarana, kemudahan akses informasi, hingga peningkatan layanan digital untuk pemesanan tiket dan informasi perjalanan.

Berita Terkait :  Kasi Pers Wakili Danrem 082/CPYJ Ikuti Rakornis TMMD Ke-124 secara Vidcon

Selain itu, petugas pelayanan disiagakan untuk memberikan bantuan kepada pelanggan, termasuk lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. KAI Daop 8 Surabaya juga memastikan keandalan operasional perjalanan kereta api dengan melakukan pemeriksaan ekstra terhadap prasarana seperti rel, jembatan, dan sistem persinyalan. Hal ini dilakukan guna menjamin keselamatan perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran yang padat.

Kesuksesan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, serta relawan yang turut membantu dalam pengamanan dan pelayanan di stasiun maupun di atas kereta. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam menciptakan perjalanan yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh pelanggan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudik dan baliknya menggunakan kereta api, serta kepada seluruh petugas, TNI, Polri, dan relawan yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik. Alhamdulillah, seluruh perjalanan kereta api selama Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Mahendro, kemarin (6/5).

Dengan berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menghadirkan inovasi guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan.[bas.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!