29 C
Sidoarjo
Wednesday, March 11, 2026
spot_img

TMMD Ke-127 Resmi Ditutup, Danrem 084/BJ Sampaikan Pesan Kebersamaan TNI dan Rakyat

Sumenep, Bhirawa
Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Danny Alkadrie memimpin upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jalan Dr. Cipto No.33, Kolor, Kecamatan Kota Sumenep.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta tamu undangan lainnya. Upacara juga diikuti prajurit TNI, Polri, instansi terkait, dan komponen masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Danny Alkadrie membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin. Dalam amanatnya disampaikan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI, kementerian dan lembaga pemerintah nonkementerian, pemerintah daerah, serta komponen masyarakat yang telah dilaksanakan sejak tahun 1980. Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan pembinaan teritorial TNI Angkatan Darat dalam rangka pemberdayaan pertahanan wilayah darat sekaligus membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “TMMD merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan,” kata Brigjen TNI Danny Alkadrie di Sumenep, Rabu (11/03).

Ia menjelaskan, pelaksanaan TMMD menggunakan pola perencanaan dari bawah atau bottom up planning yang dimulai dari tingkat desa, kecamatan hingga pemerintah daerah, kemudian disinergikan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui pendekatan top down. TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan selama 30 hari, sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Program tersebut menyasar wilayah pedesaan yang tergolong tertinggal, terisolasi, maupun daerah yang membutuhkan percepatan pembangunan. “Program TMMD dilaksanakan secara periodik sebagai upaya mendorong pemerataan pembangunan di daerah tertinggal, terpencil, maupun wilayah yang terdampak bencana,” katanya.

Berita Terkait :  Lima Santri Asal Sampang Jadi Korban Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny

Selain pembangunan fisik, TMMD tahun ini juga melaksanakan sejumlah program unggulan TNI AD. Di antaranya pengembangan ketahanan pangan seluas satu hektare, program TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB) di lima titik, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak lima unit, pembangunan MCK lima unit, pemberian 100 paket makanan tambahan bagi penderita stunting, serta kegiatan penghijauan dan pembersihan fasilitas umum. Program tersebut menjadi bukti komitmen TNI bersama pemerintah dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di daerah. “Keberhasilan TMMD ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan program TMMD di masa mendatang,” paparnya.

Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ke-127 sehingga kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Dalam amanatnya, Pangdam juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat. “Pertahankan semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan rakyat, serta terus hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan TMMD agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. “Masyarakat yang menjadi objek pembangunan, diharapkan menjaga dan merawatnya dengan baik,” harapnya.[sul.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!