33 C
Sidoarjo
Wednesday, March 4, 2026
spot_img

Wamenaker: Pelatihan Vokasi Harus Perluas Peluang Kerja

“Pelatihan harus menghasilkan kompetensi yang diakui dan dibutuhkan pasar kerja”

Jakarta, Bhirawa

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa pelatihan vokasi harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan peluang kerja dan tidak sekadar menjadi kegiatan administratif.

“Pelatihan harus menghasilkan kompetensi yang diakui dan dibutuhkan pasar kerja. Jika pelatihan tidak meningkatkan peluang kerja, maka pendekatannya harus kita perbaiki bersama,” kata Wamenaker dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, ia menilai pelatihan vokasi merupakan salah satu solusi efektif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sepanjang dilaksanakan dengan standar yang jelas, proses yang berkualitas, serta berorientasi pada hasil.

“Oleh karena itu, pelatihan vokasi tidak boleh sekadar menggugurkan kegiatan,” ujar pria yang akrab disapa Ferry tersebut.

Wamenaker Ferry menambahkan agar pelatihan benar-benar berdampak, perencanaan program harus didasarkan pada informasi pasar kerja yang akurat dan mutakhir. Dengan demikian, program yang diselenggarakan dapat selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Sejalan dengan itu, kemitraan juga menjadi kunci efektivitas penyelenggaraan pelatihan vokasi.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mendorong seluruh balai pelatihan di bawah naungannya untuk aktif membangun kolaborasi strategis dengan dunia usaha dan dunia industri.

“Kami terus mendorong seluruh balai pelatihan di lingkungan Kemnaker untuk aktif membangun kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri,” ujar Wamenaker Ferry.

Berita Terkait :  Menaker Ida: Instruktur Punya Kewajiban Ciptakan Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing

Selain itu, ia menilai pelatihan vokasi juga harus bersifat inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pelatihan vokasi harus membuka akses seluas-luasnya, termasuk bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan. Kita ingin semua memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas peluang kerja,” kata dia. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!