30 C
Sidoarjo
Sunday, March 1, 2026
spot_img

KAI Daop 7 Madiun Percepat Perbaikan Geometri di Perlintasan Sebidang Ngawi Demi Keselamatan

Kota Madiun, Bhirawa
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat standar keselamatan perjalanan kereta api melalui pemeliharaan prasarana secara intensif. Langkah ini diwujudkan dengan melakukan perbaikan geometri jalur di berbagai titik strategis, termasuk di perlintasan sebidang yang memiliki mobilitas kendaraan tinggi.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, dalam keterangannya di Madiun, Sabtu (28/2/2026), menegaskan bahwa upaya ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan untuk memastikan operasional kereta api tetap aman, nyaman, dan tepat waktu.

“Perlintasan sebidang adalah titik pertemuan krusial antara jalur KA dan jalan raya. Perawatan geometri secara rutin oleh tim Jalan Rel dan Jembatan sangat penting untuk menjaga stabilitas lintasan serta meminimalkan risiko gangguan perjalanan,” ujar Tohari

Fokus Perbaikan di Jalur Maospati-Ngawi. Salah satu titik utama yang menjadi fokus pengerjaan adalah JPL No. 15, yang berlokasi di Jalan Raya Maospati-Ngawi, Desa Keras, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Perbaikan di titik ini sangat vital mengingat cukup padatnya arus lalu lintas kendaraan yang melintasi perlintasan tersebut.

Target Perbaikan Geometri di Tahun 2026. Program peningkatan kualitas jalur ini tidak hanya dilakukan di Ngawi. Sepanjang periode 2025, KAI Daop 7 Madiun telah melakukan perbaikan geometri di 98 titik perlintasan yang tersebar di wilayah kerja Daop 7, meliputi Kabupaten: Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Kediri, Tulungagung, dan Blitar dan Kota: Madiun, Kediri, dan Blitar. Adapun program perbaikan geometri di Tahun 2026 akan dilaksanakan di 92 titik JPL.

Berita Terkait :  Ketika Gaya Jalanan Tak Lagi Membebaskan dan Kebebasan Berpakaian Menjadi Tekanan Baru

Imbauan bagi Pengguna Jalan. KAI menyadari bahwa proses teknis ini dapat berdampak pada kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi pengerjaan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk: Tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi area perbaikan. Mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang terpasang. Mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

“Keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pengerjaan ini dan berterima kasih atas pengertian masyarakat,”pungkas Tohari. [dar.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!