25 C
Sidoarjo
Sunday, February 8, 2026
spot_img

Kadindik Serukan Jawa Timur Kompak Bergerak Wujudkan Sekolah Asri


Dindik Jatim, Bhirawa
Menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih, sehat, dan nyaman menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah. Kesadaran inilah yang mendorong Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur menginisiasi gerakan bersih-bersih serentak di lingkungan sekolah.

Pada Jumat pagi, seluruh SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Jawa Timur kompak meluangkan waktu satu jam untuk membersihkan ruang kelas dan lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan siswa, guru, hingga tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan menyenangkan.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, mengungkapkan bahwa sejak pagi pihaknya telah menerima laporan dari berbagai daerah terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Hari ini semua sekolah bergerak bersama. Laporannya sudah masuk dan seluruh SMA, SMK, serta SLB negeri dan swasta melaksanakan kegiatan yang sama,” ujar Aries, Jumat (6/2).

Ia juga mendorong sekolah-sekolah untuk membagikan momen kebersamaan itu melalui media sosial agar semangat menjaga kebersihan bisa terasa lebih luas dan menginspirasi.

“Silakan ping di media sosial masing-masing supaya ramai. Pagi ini kita manfaatkan satu jam untuk bergerak membersihkan kelas dan ruang publik sekolah bersama-sama,” tuturnya.

Gerakan ini, lanjut Aries, sejalan dengan arahan Presiden RI dalam mewujudkan lingkungan yang asri.

Sejak awal, Dindik Jatim telah mendorong budaya sekolah bersih, rapi, dan nyaman, yang kini diperkuat dengan pencanangan program zero waste. Dukungan juga datang dari Gubernur Jawa Timur yang membagikan tumbler kepada siswa sebagai langkah mengurangi sampah plastik sekali pakai.

Berita Terkait :  Polres Tanjung Perak Amankan Eks Anggota DPRD Bangkalan Pengedar Sabu

Gerakkan menjaga lingkungan sekolah ini pun disambut hangat sekolah. Salah satunya SMAN 14 Surabaya. Dalam seminggu bahkan ada satu hari untuk mengajak siswa membersihkan kelas dan lingkungan sekolah. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, bersih dan sehat.

“Kita berpegang teguh pada kebersihan sebagaian dari iman. Karena itu kita ingin membuat sekolah yang asri, sehat dan bersih,”ucap Kepala SMAN 14 Surabaya Abdul Razzaq Thahir.

Komitmen dalam menjaga lingkungan sekolah juga ditunjukkan SMAN 2 Bondowoso. Keseriusan itu dibuktikan dengan menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan bank sampah di kabupaten/kota. Kerja sama ini membuka ruang bagi sekolah untuk terlibat dalam riset dan pengelolaan sampah yang akan dijalankan oleh siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti Karya Ilmiah Remaja (KIR) dan PAFF.

Sebagai pembiasaan sehari-hari, seluruh siswa juga rutin menjalankan gerakan “Bersih Kelasku, Jernih Pikiranku” selama 10 menit sebelum pulang sekolah. Kebiasaan sederhana ini diharapkan mampu menanamkan kepedulian lingkungan sekaligus membentuk karakter disiplin sejak dini.

Dengan gerakan bersama ini, Dindik Jatim berharap sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuhnya budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. [ina]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru