Angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Rejotangan membuat bagian atap rumah warga setempat yang terdampak mengalami kerusakan.
Tulungagung, Bhirawa.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan pada warga terdampak bencana puting beliung yang terjadi di tiga desa di Kecamatan Rejotangan, Senin (12/1) sore. Bencana angin kencang itu membuat 41 rumah warga mengalami kerusakan.
“Kami sudah memberikan bantuan pada warga yang terdampak. Seperti di antaranya bantuan terpal,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tulungagung, Sudarmaji, Selasa (13/1).
Menurut dia, akibat bencana angin kencang di tiga desa di Kecamatan Rejotangan tersebut terdata 41 rumah warga setempat mengalami kerusakan dibagian atap. “Warga terdampak mengalami kerugian material berupa genteng dan asbes,” sambungnya.
Sebelumnya, mantan Sekretaris DPRD Tulungagung ini menyebut paska bencana angin kencang, BPBD Kabupaten Tulungagung langsung melakukan asesmen di lokasi kejadian. Bahkan saat angin kencang tiba-tiba datang lagi ketika dilakukan asesmen.
Sudarmaji selanjutnya membeberkan selain memberikan bantuan berupa terpal di Kecamatan Rejotangan, BPBD Kabupaten Tulungagung juga telah menyalurkan bantuan pada sejumlah korban bencana puting beliung di Kecamatan Besuki, Kecamatan Pakel dan Kecamatan Boyolangu yang terjadi belum lama ini. Mereka mendapat bantuan genteng dan asbes.
Bencana puting beliung yang terjadi di Kecamatan Rejotangan pada Senin (12/1) sore melanda tiga desa. Yakni, Desa Panjerejo, Desa Karangsari dan Desa Tugu.
Di Desa Panjerejo, angin kencang itu merusak rumah sebanyak 22 rumah. Kemudian di Desa Karangsari sejumlah 15 rumah dan di Desa Tugu sebanyak empat rumah.
Sementara itu, Camat Rejotangan, Didi Jarot Widodo, mengatakan angin kencang yang terjadi di wilayahnya tidak berlangsung lama. Namun demikian, akibat kejadian tersebut 41 rumah warga mengalami kerusakan, meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa. (wed.hel)


