32 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Swasembada Pangan 2025, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan dari Presiden RI

Pemprov Jatim, Bhirawa.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawamsa menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Presiden RI Prabowo Subianto di Halaman Kantor Kec. Cilebar, Kab. Karawang, Jawa Barat.

Penghargaan sama juga pernah diterima Gubernur Khofifah atas prestasi di Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Bidang Kelautan, sekarang Tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya diberikan kepada Gubernur Khofifah atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung pencapaian Swasembada Pangan Nasional sepanjang Tahun 2025, Kamis. (8/1/2026)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersukur dan berterima kasih pada Bapak Presiden Prabowo atas tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya.

“Penghargaan ini sejatinya ialah hasil kerja dan komitmen bersama seluruh elemen di Jawa Timur dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional, terutama para petani, Gapoktan, Kepala Daerah serta Forkopimda dan berbagai dukungan Kementan RI,” jelasnya.

Lanjut Khofifah mengukapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) rilis 5 Januari 2026, produksi padi Jatim mencapai 12.694.148 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau 10.557.883 ton Gabah Kering Giling (GKG) dan produksi beras mencapai 6.096.344 ton, angka tersebut tercatat mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun 2024 masing-masing 9,27 juta ton GKG padi dan 5,35 juta ton beras.

“Prestasi ini berhasil mengukuhkan posisi Jawa Timur sebagai provinsi Lumbung Pangan yang menjadi Pilar Kedaulatan Pangan Nasional, Jatim sendiri berhasil menjadi produsen padi dan beras tertinggi nasional setelah mengungguli Jawa Barat sebanyak 10.240.405 ton GKG padi dan 5.913.651 ton beras serta Jawa Tengah sebanyak 9.409.108 ton GKG dan 5.410.794 ton beras sepanjang tahun 2025, ini Adalah kerja keras serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, terutama para petani Jawa Timur yang menjadi tulang punggung produksi pangan,” tutur Khofifah.

Berita Terkait :  DPRD Paripurnakan Penyampaian Nota Keuangan Wali Kota Madiun tentang Raperda APBD TA 2026

Keberhasilan ini juga didorong oleh berbagai program strategis, mulai dari mekanisasi pertanian, penyediaan bibit unggul, hingga pengelolaan irigasi yang efektif melalui pompanisasi dan renovasi saluran air.

“Melalui kerja keras dan sinergi tersebut, sektor pertanian Jatim tercatat terus mengalami kenaikan, dimana Luas Panen Padi Jatim tahun 2024 yaitu 1.616.985 hektar meningkat menjadi 1.842.519 hektar atau 13,95% di tahun 2025. Peningkatan ini ditopang oleh Luas Tambah Tanam (LTT) padi tahun 2025 sebesar 2.426.073 Ha,” ucapnya.

Khofifah menjelaskan kenaikan produksi padi dan beras kita di tahun 2025 tercatat paling tinggi dalam lima tahun, kenaikannya sangat signifikan yaitu 13,89% sepanjang 2020-2025, artinya komitmen dan kerja keras kita sangat berdampak.

“Capaian swasembada bukan sekadar angka statistik, tapi simbol kedaulatan bangsa yang harus terus dijaga dan ditingkatkan keberlanjutannya, dengan konsistensi dari seluruh pihak bukan tidak mungkin akan mendukung Indonesia menuju Swasembada Pangan yang juga berkelanjutan,” pungkas Khofifah.

Khofifah persembahkan penghargaan ini secara khusus untuk seluruh pejuang pangan di desa-desa yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas stok pangan nasional hingga tahun 2025 ini.

Sementara itu, Presiden Indonesia Prabowo Subianto apresiasi dan penghormatan kepada seluruh Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia atas dukungannya mewujudkan Swasembada Pangan di tahun 2025.

“Saya meyakini hari ini saudara semua berhasil sebagai putra putri terbaik bangsa, saudara buktikan bahwa Indonesia Bisa,” ujarnya.

Berita Terkait :  Pemkab Bangkalan Beri Bantuan Alsintan ke Petani

Prabowo sampaikan pada para petani yang telah menjadi ujung tombak dalam suksesnya Swasembada Pangan 2025.

“Kita tidak akan pernah merdeka tanpa peran penting dari para petani, para petani yang paling setia, paling loyal dan paling Merah Putih di Indonesia ini,” jelas Prabowo.

Prabowo menambahkan bahwa kita ingin harga kebutuhan pokok murah, dan ingin anak-anak petani bisa berpendidikan tinggi, kita buktikan kita bisa Swasembada Pangan, tidak hanya beras, jagung, singkong semua kita Swasembada.

“Sungguh kehormatan saya, Ini kesempatan untuk berbakti dan memberi yang terbaik bagi bangsa. Indonesia Cerah, Indonesia Makmur, dan kemakmuran harus benar-benar di tangan rakyat Indonesia,” imbuhnya. (ren*)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru