Pemprov Jatim, Bhirawa
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui
Jatim Sosial Care Dinas Sosial (Dinsos) Jatim khususnya Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PRS PMKS) Sidoarjo turut berperan aktif dalam penanganan musibah runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, Minggu (5/10/2025).
Peristiwa memilukan ini segera memicu respons cepat dari berbagai pihak, termasuk jajaran Dinsos Jatim. Sejak hari pertama kejadian, Senin (29/9/2025) hingga Minggu (5/10/2025), tim Jatim Social Care (JSC) Balai PRS PMKS Sidoarjo langsung bergerak menyalurkan dukungan kemanusiaan di lapangan.
Dalam situasi darurat, kecepatan menjadi kunci utama. Balai PRS PMKS Sidoarjo pun segera mengirimkan satu unit ambulans untuk mempercepat proses evakuasi korban, memfasilitasi mobilisasi, serta membantu pengantaran jenazah dari lokasi kejadian menuju RS Bhayangkara Surabaya untuk keperluan identifikasi.
Sebelumnya, beberapa anggota tim JSC bersama personel Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Dinsos Jatim lainnya juga telah diterjunkan ke lokasi beberapa jam setelah kejadian guna membantu proses evakuasi awal.
Kepala Balai PRS PMKS Sidoarjo Fivtian Windarta menegaskan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan bagi sesama warga Jawa Timur.
“Kami hadir bukan hanya sebagai bagian dari Dinas Sosial, tetapi juga sebagai saudara. Bantuan yang kami berikan, baik berupa logistik, ambulans, maupun tenaga adalah wujud nyata kepedulian sosial yang harus terus menyala,” ujarnya.
Selain fokus pada bantuan medis darurat, tim JSC juga turut membantu di dapur umum, memastikan ketersediaan konsumsi bagi korban selamat, keluarga korban, serta petugas evakuasi. Dengan keterbatasan tenaga dan tingginya kebutuhan di lapangan, dukungan dari tim JSC menjadi sangat berarti.
Di tengah suasana duka dan tumpukan puing, semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan Balai PRS PMKS Sidoarjo menjadi sumber harapan. Kehadiran mereka menjadi pengingat akan pentingnya sinergi kemanusiaan antar lembaga di tengah masyarakat Jawa Timur. (rac.ca).


