31 C
Sidoarjo
Saturday, September 26, 2026
spot_img

32 Mahasiswa ISTTS Dalami Teknologi Digital di Enam Perusahaan Jakarta


Surabaya, Bhirawa – Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) memperdalam pemahaman pengembangan produk digital melalui kunjungan langsung ke enam perusahaan teknologi dan perbankan di Jakarta.

Sebanyak 32 mahasiswa ISTTS mengikuti kegiatan yang berlangsung selama sembilan hari tersebut digelar komunitas Google Developer Groups on Campus (GDGoC) ISTTS, mereka berasal dari Program Studi Teknik Informatika, Sistem Informasi Bisnis, dan Desain Komunikasi Visual.

Selain kunjungan industri, rombongan juga menghadiri Jax Community Day Series di kantor Google Jakarta untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi dan ekosistem digital, Kamis (10/9).

Ketua Company Visit Jakarta 2026, Jesselyn Christie Santoso, mengukapkan kegiatan memberikan kesempatan pada mahasiswa melihat secara langsung penerapan ilmu yang selama ini diperoleh di bangku kuliah.

“Kunjungan industri memberikan wawasan praktis di luar teori kelas dengan melihat langsung budaya kerja di perusahaan teknologi, Ini memberikan perspektif baru bagi kami,” ujarnya.

Lanjut Jesselyn mengukapkan sejumlah perusahaan menjadi tujuan kunjungan yakni BCA Foresta, NBS DEV, CIMB Niaga, GDP Labs, HM Sampoerna, dan kantor Amazon Web Services (AWS) Jakarta, setiap perusahaan memberikan materi yang berbeda sesuai dengan bidang teknologi dan kebutuhan industri.

“Seperti kunjungan di BCA Foresta, mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai proses pengembangan aplikasi MyBCA Bisnis Lite, NBS DEV, peserta mempelajari penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam aktivitas kerja di bidang teknologi informasi, kunjungan dilanjutkan ke CIMB Niaga dengan materi pengembangan OCTO Mobile serta pemanfaatan teknologi realitas virtual, Sedangkan GDP Labs, mahasiswa mengamati pola kolaborasi antar-tim dalam proses membangun dan mengembangkan solusi digital,” katanya.

Berita Terkait :  Unesa Tembus Peringkat 401-600 Dunia di THE Sustainable Impact Ratings

Jesselyn mengukapkan pada sektor manufaktur, HM Sampoerna berikan gambaran mengenai peran teknologi informasi dalam mendukung proses bisnis perusahaan, rangkaian kunjungan kemudian ditutup di kantor AWS Jakarta melalui pembahasan teknologi komputasi awan sekaligus strategi pengembangan karier bagi lulusan baru.

Sementara itu, Lead GDGoC ISTTS 2025/2026, Gracia Krisnanda, menyampaikan pengalaman tersebut berikan gambaran mengenai kebutuhan industri yang tidak sepenuhnya diperoleh melalui pembelajaran di kelas.

“Melalui kunjungan, kami mendapatkan banyak wawasan nyata yang tidak didapatkan di bangku kuliah. Semoga program ini membuka peluang karier baru bagi mahasiswa,” tuturnya.

Kegiatan tersebut turut didampingi Pembina GDGoC ISTTS Ong Hansel Santoso, Advisor GDGoC Prof. Esther Irawati Setiawan, serta dosen pendamping Iwan Chandra dan Dr. Joan Santoso.

Gracia menambahkan dari kunjungan industri mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai teknologi yang digunakan perusahaan, tapi melihat secara langsung budaya kerja, pola kolaborasi, kebutuhan kompetensi, serta peluang karier di industri digital. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!