Tulungagung, Bhirawa
Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Sabtu (2/5), Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 886/Panjalu Jayati (PJ) menggelar Program Patriot Muda bagi siswa SDN 3 Kalidawir. Kegiatan ini berlangsung di Marhalling Area 2 Yonif TP 886/PJ Desa Manding Kecamatan Pucanglaban.
Komandan Yonif TP 886/PJ, Letkol Inf Mohammad Isa mengungkapkan, Program Patriot Muda merupakan kegiatan outing class yang harapannya agar siswa lebih meningkat rasa kecintaannya pada tanah air.
”Melalui kegiatan pembelajaran di luar ruang kelas ini, diharapkan semua siswa SDN 3 Kalidawir, selain tumbuh dan meningkat rasa cinta tanah airnya, juga memiliki semangat kebersamaan, serta memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sejak usia dini,” ujarnya.
Letkol Mohammad Isa menyebut dengan pembelajaran di luar kelas, siswa diberikan pengalaman belajar yang lebih menarik. Mereka dapat melihat langsung keseharian Prajurit Yonif TP 886/PJ serta memahami secara langsung arti dari kedisiplinan, kebersamaan, serta wawasan kebangsaan yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
”Pengalaman berinteraksi langsung dengan prajurit diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk lebih giat belajar dan berani bercita-cita tinggi. Selain itu, mereka pun diharapkan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh, berkarakter, dan membanggakan orang tua, masyarakat, serta bangsa dan negara,” paparnya.
Letkol Mohammad Isa juga membeberkan jika ada beberapa materi yang disampaikan pada siswa kelas satu sampai enam dalam program Patriot Muda. Yakni, pemberian materi wawasan kebangsaan, pelatihan dasar kedisiplinan (peraturan baris berbaris), pengenalan seragam harian dan perlengkapan militer, pengenalan pencak silat militer dan yel-yel, serta pengenalan lingkungan satuan.
”Dan yang menarik, di akhir kegiatan, para siswa diajak melakukan panen sayur bersama dengan prajurit. Panen sayur ini di lahan perkebunan sayur Yonif TP 886/PJ. Ini sebagai bentuk nyata pelaksanaan program ketahanan pangan,” tandasnya. [wed.fen]


