Mojokerto, Bhirawa — Personel Koramil 0815/06 Kemlagi, jajaran Kodim 0815/Mojokerto, melakukan pengecekan titik api yang terpantau di area lahan pertanian Desa Mojorejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu (30/8) siang. Pengecekan dilakukan sebagai tindak lanjut sekaligus untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.
Dari hasil pemeriksaan, titik api diketahui berasal dari aktivitas pembakaran sisa tanaman di lahan jagung yang telah selesai dipanen, dengan luas lahan sekitar 3.000 meter persegi.
Personel Koramil 0815/06 Kemlagi, Sertu Karsidan, bersama warga Desa Mojorejo memastikan kondisi di lapangan. Saat tiba di lokasi, api sudah padam dan tidak ditemukan potensi penyebaran lebih lanjut.
“Setelah mendapat informasi adanya titik api, kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan, api berasal dari pembakaran sisa lahan jagung yang sudah dipanen, dan saat kami tiba, kondisi api sudah padam,” ujar Sertu Karsidan di lokasi.
Ia menambahkan tidak ada kerugian materiil akibat kejadian tersebut. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat membersihkan lahan dengan cara dibakar, mengingat kondisi tanah yang kering membuat api mudah menjalar dengan cepat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Jika memang diperlukan, pastikan api benar-benar terkendali dan tidak berpotensi merambat ke lahan atau kawasan lainnya,” pungkasnya.
Dengan padamnya titik api tersebut, situasi di area Desa Mojorejo dinyatakan aman dan kondusif. Koramil 0815/06 Kemlagi juga terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya selama musim kemarau. [min.kt]

