28 C
Sidoarjo
Sunday, May 31, 2026
spot_img

Jaga Kesakralan Yadnya Kasada, 92 Polisi Disebar dari Jalur Utama hingga Kawah Tempat Labuh Sesaji

Kabupaten Probolinggo, Bhirawa

Menjelang puncak pelaksanaan Ritual Yadnya Kasada 2026, Polres Probolinggo menyiagakan puluhan personel di kawasan Gunung Bromo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian upacara adat masyarakat Tengger berlangsung aman, tertib, dan khidmat tanpa gangguan keamanan maupun kemacetan arus lalu lintas.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, sedikitnya 92 personel diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan di sejumlah titik strategis selama pelaksanaan Yadnya Kasada yang berlangsung pada 31 Mei hingga 1 Juni 2026.

Menurutnya, personel ditempatkan di jalur akses menuju kawasan Bromo, area lautan pasir, Pura Luhur Poten, kawasan kawah tempat pelaksanaan labuh sesaji, hingga lokasi kegiatan yang dihadiri tamu VIP dan VVIP.

“Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup. Personel kami tempatkan di titik-titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat Tengger berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar AKBP Latif.

Selain pengamanan, Polres Probolinggo juga memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang mengikuti prosesi adat tahunan tersebut.

Kapolres mengimbau masyarakat dan umat yang hadir agar turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Pengunjung juga diminta tidak membawa sound system, menyalakan petasan, maupun menggunakan kendaraan dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi karena dapat mengganggu kekhusyukan ritual.

Ia menegaskan Yadnya Kasada merupakan tradisi sakral yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi masyarakat Tengger sehingga seluruh pihak perlu menghormati dan menjaga suasana tetap kondusif.

Berita Terkait :  Bank Jatim Serahkan Bantuan Satu Unit Ambulans ke BKD Jawa Timur

“Mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menghormati prosesi adat yang menjadi warisan budaya masyarakat Tengger,” tegasnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga diajak menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kawasan Gunung Bromo dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi merusak kawasan konservasi maupun mengganggu jalannya upacara adat.

Diketahui, Yadnya Kasada merupakan ritual tahunan masyarakat Tengger sebagai ungkapan syukur kepada Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus penghormatan kepada para leluhur. Tradisi ini menjadi salah satu agenda budaya terbesar yang setiap tahun menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Semeninga atau Wiwit, dilanjutkan prosesi Mendak Tirta dan Atur Suguh di kawasan Tengger. Selanjutnya masyarakat mengikuti Pawedalan di Pura Luhur Poten serta Malam Resepsi Yadnya Kasada 2026 di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Puncak ritual akan berlangsung pada Senin (1/6) dini hari melalui prosesi persembahyangan di Pura Luhur Poten yang kemudian dilanjutkan dengan labuh sesaji ke Kawah Gunung Bromo.

Sementara itu, untuk mendukung kelancaran dan kekhusyukan pelaksanaan Yadnya Kasada, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara kawasan wisata Gunung Bromo bagi wisatawan umum mulai 30 Mei hingga 2 Juni 2026.  [fir.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!