Personil Satpolairud Polres Situbondo saat memperketat pengawasan aktivitas kapal di Pelabuhan Panarukan, Sabtu (18/4). sawawi/bhirawa
Situbondo, Bhirawa
Berbagai upaya dilakukan termasuk menjaga keamanan wilayah perairan terus digencarkan jajaran Satpolairud Polres Situbondo. Misalnya Sabtu (18/4), personel Satpolairud melaksanakan kegiatan binmas perairan dan patroli jalan kaki di kawasan Pelabuhan Panarukan, Kecamatan Panarukan, dan Pelabuhan Kalbut, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi tindak pidana di jalur laut, terutama penyelundupan barang ilegal seperti BBM, gas bersubsidi, hingga peredaran narkotika melalui sejumlah pelabuhan tradisional di wilayah Situbondo.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anwar Sidiqie melalui Kasat Polairud AKP Gede Sukarmadiyasa menegaskan bahwa pengawasan di kawasan pelabuhan dan jalur perairan menjadi perhatian serius kepolisian, mengingat wilayah pesisir memiliki peran strategis sebagai jalur distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Patroli rutin dan pendekatan humanis kepada masyarakat maritim sangat penting untuk mencegah tindak kriminal sekaligus meningkatkan kesadaran hukum para pelaku usaha transportasi laut,” ungkap mantan KBO Satreskrim Polres Situbondo itu.
Dalam kegiatan tersebut, kata AKP Gede, petugas juga memberikan imbauan kepada para nahkoda kapal layar motor (KLM) yang bergerak di bidang angkutan barang agar lebih waspada saat menerima titipan barang atau ekspedisi dari pihak lain.
Nahkoda diminta untuk selalu memeriksa isi barang yang akan dikirim, baik menuju Situbondo maupun keluar daerah, guna memastikan tidak ada muatan terlarang seperti narkoba, barang ilegal, maupun barang berbahaya lainnya.
“Kami mengingatkan para nahkoda dan kru kapal agar tidak sembarangan menerima barang titipan tanpa pengecekan. Jangan sampai tanpa sadar membawa muatan ilegal yang dapat berujung persoalan hukum,” terang AKP Gede Sukarmadiyasa.
Selain patroli dialogis, sambung AKP Gede, personel Satpolairud juga melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat maritim di area pelabuhan. Langkah ini bertujuan mengantisipasi aksi pencurian di atas kapal, gangguan keamanan, serta tindak pidana perairan lainnya.
“Petugas turut memberikan edukasi kepada pengguna jasa maritim dan awak kapal agar selalu mengutamakan keselamatan kerja maupun keselamatan saat berlayar, termasuk pentingnya kelengkapan alat keselamatan di kapal,” ujar mantan Kapolsek Asembagus, Situbondo itu.
Dalam pemeriksaan lapangan, tutur AKP Gede, anggota Satpolairud juga melakukan pengecekan dokumen kapal dan alat keselamatan terhadap KLM Samporna Baru 02 yang dinakhodai Heriyanto. Pemeriksaan juga mencakup barang bawaan kapal untuk memastikan tidak ada penyelundupan barang ilegal melalui jalur kapal tradisional.
“Tak hanya itu, petugas juga memeriksa nelayan gardan serta barang bawaan mereka sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar yang kerap menjadi perhatian pemerintah,” beber AKP Gede.
Melalui kegiatan tersebut, AKP Gede berharap para nelayan, nahkoda, dan masyarakat pesisir semakin sadar pentingnya menjaga keamanan laut serta tidak terlibat dalam praktik penyelundupan maupun pelanggaran hukum lainnya.
“Kami memastikan pengawasan wilayah laut akan terus ditingkatkan demi menjaga keamanan jalur perairan, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta menutup ruang gerak para pelaku kejahatan lintas laut,” pungkas mantan Kanit Tipikor Polres Situbondo itu. awi.wwn


