33.3 C
Sidoarjo
Monday, May 4, 2026
spot_img

Belajar Public Speaking dari Balik Layar Konten Digital di LKP Kahafbrother Surabaya


Surabaya, Bhirawa
Perkembangan media digital yang begitu pesat saat ini telah mengubah cara kita berkomunikasi. Media sosial tidak lagi sekadar menjadi sarana berbagi informasi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk membangun citra, menyampaikan pesan, hingga membentuk hubungan dengan audiens.

Dalam konteks ini, kemampuan komunikasi, khususnya public speaking, menjadi semakin relevan, bahkan tidak hanya di atas panggung, tetapi juga di balik layar produksi konten. Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Tiara Devita Permatasari, merasakan langsung bagaimana hal tersebut terjadi selama menjalani program magang di LKP Kahafbrother Surabaya.

Pengalaman itu Tiara dapatkan saat menjalani magang di LKP Kahafbrother Surabaya, sebuah lembaga kursus dan pelatihan yang berfokus pada pengembangan keterampilan komunikasi.

“Selama kurang lebih dua bulan, saya ditempatkan di bagian editing konten, dengan tugas utama membantu proses produksi video yang akan dipublikasikan melalui media sosial,” jelas Tiara saat ngobrol santai dengan Bhirawa di sela-sela perkuliahan.

Sekilas, pekerjaan editing mungkin terlihat teknis. Namun dalam praktiknya, jelas Tiara justru menemukan bahwa proses ini sangat erat kaitannya dengan kemampuan komunikasi.

“Setiap video yang saya kerjakan, baik itu konten presenter, podcast, maupun dokumentasi kelas, memiliki pesan yang harus disampaikan dengan jelas kepada audiens. Di sinilah peran public speaking terasa, meskipun tidak dilakukan secara langsung,” jelas Tiara lagi.

Berita Terkait :  Tingkatkan Literasi Siswa Sekolah Dasar, Sharp Kembali Hadirkan Sharp Mobile Learning Station

Menurut Tiara, penyampaian pesan tidak hanya bergantung pada siapa yang berbicara di depan kamera, tetapi juga bagaimana konten tersebut dikemas. Pemilihan potongan video, penempatan subtitle, penggunaan backsound, hingga alur cerita yang disusun, semuanya berkontribusi dalam membentuk cara audiens memahami pesan. Bahkan, kesalahan kecil dalam editing bisa mengubah makna dan mengurangi daya tarik sebuah konten.

Selain terlibat dalam proses editing, Tiara juga beberapa kali mengikuti kegiatan produksi di lapangan. Dari situ, Tiara dapat mengamati secara langsung bagaimana seorang presenter menyampaikan pesan dengan teknik public speaking yang baik, mulai dari intonasi, ekspresi, hingga bahasa tubuh. Hal-hal tersebut ternyata sangat berpengaruh terhadap bagaimana pesan diterima oleh audiens.

Tidak hanya itu, Tiara juga mendapat kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran, termasuk membantu mengajar kelas. Pengalaman ini menjadi tantangan tersendiri, sekaligus ruang belajar yang berharga. “Saya dituntut untuk menyampaikan materi secara jelas, terstruktur, dan mudah dipahami. Dari situ, saya semakin menyadari bahwa public speaking bukan hanya tentang berbicara, tetapi juga tentang bagaimana membangun koneksi dan kepercayaan dengan audiens,” tegas Tiara lagi.

Selama menjalani magang, Tiara merasakan adanya peningkatan kemampuan, baik secara teknis maupun komunikasi. Tiara menjadi lebih peka terhadap detail dalam produksi konten, lebih memahami pentingnya alur pesan, serta lebih percaya diri dalam menyampaikan ide. Pengalaman ini juga membuka wawasan Tiara bahwa di era digital, public speaking tidak lagi terbatas pada ruang fisik, tetapi telah menjadi bagian penting dalam strategi content marketing.

Berita Terkait :  SD Mudipat Surabaya Gelar Parenting Hadirkan Ustadz Wijayanto

Pada akhirnya, pengalaman magang ini tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga menjadi proses pembelajaran yang nyata.

“Saya tidak hanya belajar bagaimana membuat konten yang menarik, tetapi juga memahami bahwa di balik setiap konten yang baik, terdapat komunikasi yang dirancang dengan matang. Dari balik layar itulah, saya belajar bahwa public speaking memiliki peran yang jauh lebih luas dari yang saya bayangkan sebelumnya,” jelas Tiara menutup perbincangan dengan Bhirawa. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!