28.5 C
Sidoarjo
Sunday, November 1, 2026
spot_img

Ubaya Gelar Lomba Peneliti Belia, 339 Siswa Adu Gagasan Riset


Surabaya, Bhirawa – Universitas Surabaya (Ubaya) bersama dengan Center for Young Scientists (CYS) gelar ajang Lomba Peneliti Belia Jawa Timur Ubaya 2026 di Gedung Perpustakaan Lantai 5 Kampus Ubaya Tenggilis. Sebanyak 180 judul riset disusun oleh 339 peserta yang berasal dari 83 sekolah menengah yang tersebar di wilayah Jawa Timur, pada agenda ilmiah tersebut terdapat 10 bidang riset dibahas mencakup Matematika, Fisika, Komputer, Lingkungan, Ilmu Hayati, Ekonomi, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Psikologi, Sabtu (31/10).

Ketua LPPM Ubaya, Prof. Suyanto, Ph.D., menjelaskan menekankan pentingnya aktivitas riset sebagai bagian utama dari pemajuan pendidikan dan karakter siswa. “Sebenarnya semua proses melakukan kajian itu sudah biasa kita lakukan sehari-hari, dari hasil penelitian adik-adik semua dengan bimbingan yang sangat potensial dari para guru, riset ini bisa menjadi sebuah ide yang terus dikembangkan ketika akan masuk ke dunia universitas,” jelasnya.

Lanjut Prof. Suyanto mengatakan Ubaya turut memberikan apresiasi pada para pemenang dari tingkat menengah atas untuk menerima beasiswa pendidikan apabila melanjutkan studi di Ubaya. “Materi riset yang telah dipersiapkan para peserta dievaluasi oleh 30 dewan juri yang terdiri dari 24 dosen Ubaya dan enam dosen Universitas Negeri Malang (UM), penilaian melalui media poster ilmiah dan presentasi lisan,” katanya.

Prof. Suyanto mengukapkan penghargaan diberikan pada enam tim terbaik dari setiap bidang dengan pemeringkatan juara satu hingga juara harapan tiga. “Tidak cuman memperoleh penghargaan dari panitia penyelenggara dan beasiswa dari Ubaya, tim meraih juara satu sampai juara tiga di setiap bidang akan mendapatkan kesempatan emas untuk mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional dalam ajang Lomba Peneliti Belia Nasional 2026 di Gading Serpong, Tangerang,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Pakar ITS Minta Warga Tak Panik, Aktivitas Gunung Api Bersamaan Belum Tentu Berkaitan

Direktur CYS, Monika Raharti, Ph.D., menyampaikan kegiatan pada dasarnya bukan sekadar ajang unjuk kebolehan para peserta, melainkan turut menjadi sarana untuk belajar dan berkembang. “Walaupun disebut lomba, kegiatan sebetulnya ialah sebuah konferensi yang sejatinya menjadi tempat berbagi pengetahuan satu sama lain, Jadi, peserta sekalian hendaknya mau belajar dari karya orang lain dan berdiskusi dengan para pakar,” tuturnya.

Monika menambahkan, salah satu tujuan terlaksananya kegiatan ini adalah untuk menjembatani minat riset para siswa dengan ekosistem penelitian yang lebih mandiri di lingkup universitas, khususnya Ubaya yang dikenal memiliki kualitas riset yang unggul.

“Dengan usia yang masih sangat muda, para peserta sudah dapat menghasilkan metode pemecahan masalah yang bertanggung jawab dan dapat dibuktikan melalui sebuah riset dan data yang valid,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Peneliti Belia 2026, Yuan Yovita Setiawan, M.Psi., Psikolog berharap dapat memfasilitasi para peserta agar memiliki keberanian untuk mempertanyakan fenomena yang ada di sekitar melalui penelitian dan presentasi di forum ilmiah.

“Lomba ini jadi ruang mengembangkan rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan menghasilkan gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, semangat anda tidak berhenti pada kompetisi hari ini, namun terus bertumbuh menjadi budaya berpikir kritis, kreatif, dan berbasis bukti di kalangan generasi muda,” paparnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!