Situbondo, Bhirawa – Polres Situbondo bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Situbondo menggelar kegiatan Muhibah Umat menuju Kecamatan Jatibanteng. Kegiatan tersebut diisi dengan salat Jumat, doa bersama, serta bersih-bersih masjid sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan masyarakat.
Kegiatan Muhibah Umat tersebut dilaksanakan di lima masjid di wilayah Kecamatan Jatibanteng yang akan dihadiri KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, S.Sy, Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo.
Kegiatan diikuti Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf Ferry Ardian, S.Kom., M.Han., Ketua PD DMI KH. Zaini Mun’im Ridwan, Ketua MUI Habib Muhammad bin Abubakar Al Muhdar, Ketua Palopor, para santri dari Sukorejo, personel Kodim 0823/Situbondo, serta personel Polres Situbondo.
Selain menjalankan ibadah bersama masyarakat, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi kepolisian dan tokoh agama untuk memperkuat komunikasi dengan jamaah serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Personel Polres Situbondo juga turut berbaur bersama masyarakat dalam kegiatan bersih-bersih masjid. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya membangun kedekatan antara polisi, tokoh agama, santri, dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, personel Satbinmas Polres Situbondo juga memberikan penyuluhan kamtibmas kepada jamaah. Masyarakat diajak bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, memperkuat kerukunan, serta tidak mudah terpengaruh informasi maupun paham yang dapat mengganggu persatuan.
Petugas juga menyosialisasikan Call Center Polri 110 kepada jamaah. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan atau informasi terkait gangguan keamanan maupun ketika membutuhkan bantuan kepolisian.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., mengatakan kegiatan Muhibah Umat menjadi salah satu cara kepolisian mendekatkan diri dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan sosial.
“Kami ingin terus membangun komunikasi dengan masyarakat, terutama bersama para ulama, tokoh agama, takmir masjid, dan para santri. Silaturahmi seperti ini penting untuk bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman, damai, dan kondusif,” kata AKBP Bayu.
Ia menambahkan, masjid dan tokoh agama memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan saling menghargai.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah. Apabila masyarakat mengetahui adanya gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan polisi, jangan ragu menghubungi Call Center Polri 110,” tutupnya. [awi.kt]



