28 C
Sidoarjo
Monday, September 28, 2026
spot_img

Buka Training Raya, Plt Bupati Tulungagung Dorong HMI Jangan Sering-sering Demo

Pemkab Tulungagung, Bhirawa. – Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, meminta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) setempat tidak sering-sering melakukan aksi demonstrasi. Utamanya, aksi unjuk rasa pada Pemkab Tulungagung .

Permintaan tersebut disampaikan Plt Bupati Baharudin saat membuka Training Raya HMI Cabang Tulungagung 2026 di UPT Balai Latihan Kerja Tulungagung, Senin (28/9). “Jangan sering-sering demo disaat kepemimpinan saya,” ujarnya lantas tertawa kecil.

Menurut dia, aksi unjuk rasa boleh saja dilakukan oleh mahasiswa untuk pembelajaran, tetapi yang lebih baik adalah audiensi. “Saya tidak menyarankan demo. Diskusi kami siap. Kita akomodir. Jangan demo, audiensi saja,” ajaknya.

Plt Bupati Baharudin menyarakan mahasiswa lebih mengedepankan audiensi ini setelah menanggapi pernyataan dari Presidium Majelis Wilayah KAHMI Jawa Timur, Nyadin saat menyampaikan sambutan. Saat itu, Nyadin mengatakan HMI meski jumlahnya relatif sedikit, namun ketika melaksanakan aksi demonstrasi bisa mengajak massa, bahkan sampai ribuan.

“Dulu waktu aksi demo SDSB (Sumbangan Dana Sosial Berhadiah) tahun 1993, kami jumlahnya hanya ratusan. Tetapi, kami dapat mengajak ribuan orang di Tulungagung berdemonstrasi menolak SDSB bersama pondok pesantren,” tutur Nyadin.

Usai acara pembukaan, Plt Bupati Baharudin meski kembali mengajak HMI untuk beraudiensi saat mengutarakan aspirasinya, namun dia juga mengapresiasi pelaksanaan Training Raya HMI. Apalagi, pesertanya berasal dari seluruh Indonesia.

“Pelatihan rutin yang dilaksnakan HMI ini membantu mempromosikan Tulungagung ke masyarakat luas di seluruh Indonesia,” katanya.

Berita Terkait :  Hadapi Hoaks dan Disinformasi, MUI Kota Probolinggo Dorong Budaya Ilmiah

Ia pun berharap Training Raya HMI dapat bermafaat bagi pesertanya. Selain dapat menjadi pemimpin nasional.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Tulungagung, Saifullah Kamil, mengatakan Training Raya HMI akan berlangsung selama 11 hari. Penutupan acara pada Minggu (4/10) akhir pekan ini.

“Ini pelatihan nasional. Pelaksanaan kemarin empat hari tes skrening. Kemudian mulai hari ini kita masuk dalam forum selama tujuh hari dan penutupan pada tanggal 4 Oktober,” bebernya.

Ada pun jumlah peserta Training Raya HMI, lanjut dia, sebanyak 25 orang. Setelah sebelumnya terdaftar 50 orang. “Seleksinya cukup ketat, sehingga yang diterima ikut training hanya sebanyak 25 orang,” terangnya.

Rencananya, Training Raya HMI akan pula menghasilkan gagasan yang akan diberikan pada Pemkab Tulungagung. “Kami harapkan gagasan itu dapat menjadikan saran dan masukan agar ke depannya lebih baik,” pungkas Saifullah. [wed.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!