Pemprov Jatim, Bhirawa – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKPKC) Provinsi Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan (SP) sebagai langkah strategis mewujudkan pelayanan publik yang prima.
Kegiatan yang dihelat di Malang, 22 September lalu ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat tata kelola birokrasi yang transparan, akuntabel, dan terstruktur.
Melalui penyusunan SOP dan SP yang andal, DPRKPKC Jatim berkomitmen menghadirkan inovasi dan standar pelayanan terbaik. Harapannya, kualitas layanan publik di bidang perumahan rakyat, kawasan permukiman, hingga infrastruktur cipta karya dapat meningkat signifikan dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat Jawa Timur.
Kepala Dinas DPRKPKC Provinsi Jawa Timur, Arif Endro Utomo, menekankan bahwa SOP bukan sekadar dokumen administratif belaka. Menurutnya, SOP merupakan pedoman vital dalam menjalankan setiap kegiatan dinas.
“SOP itu adalah satu dokumen yang sebenarnya bukan dokumen administrasi, tapi dokumen ini sangat penting untuk pedoman kita dalam kegiatan,” ujar Arif saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026).
Namun, sebelum SOP terbentuk, Arif menilai hal yang paling mendasar adalah pemahaman terhadap fungsi dinas berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang baru saja diserahkan.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita memahami fungsi kita berdasarkan Pergub yang telah diserahkan beberapa saat yang lalu, tugas pokok dan fungsi kita ini apa,” jelasnya.
Setelah pemahaman tugas pokok dan fungsi (tusi) kuat, langkah selanjutnya adalah menyusun proses bisnis secara bersama-sama. “Lalu kemudian setelah itu ayo bersama-sama menyusun proses bisnis,” tambah Arif yang juga merupakan Plt Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Jatim.
Penyusunan SOP dan SP yang tepat diharapkan menjadi pijakan utama dalam memastikan setiap alur kerja dan pelayanan berjalan optimal, profesional, dan responsif. Dengan adanya SOP dan SP yang jelas, DPRKPKC Jatim menargetkan peningkatan kualitas tata kelola birokrasi dan pelayanan publik secara berkelanjutan.
Kegiatan bimtek ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menekankan pentingnya inovasi dan transformasi digital dalam pelayanan publik.
DPRKPKC Jatim berkomitmen terus memperkuat standar pelayanan melalui inovasi dan perbaikan berkelanjutan. Dengan SOP dan SP yang solid, dinas ini berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Jawa Timur, khususnya dalam bidang perumahan, permukiman, dan infrastruktur cipta karya. [aya.kt]

