Sampang, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Perikanan setempat mengusulkan lima lokasi di wilayah pesisir untuk mendapatkan program Kampung Nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Diantaranya Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, serta wilayah pesisir Kecamatan Sokobanah dan Sereseh, Kecamatan Banyuates.
Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sampang, Fajar Sidiq, menjelaskan program tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan berbagai fasilitas yang menunjang aktivitas dan perekonomian, khususnya masyarakat nelayan.
Saat ini, pihaknya telah mengusulkan lima lokasi di Kabupaten Sampang untuk dibangun menjadi Kampung Nelayan. Dari lima usulan tersebut, baru satu lokasi yang telah menunjukkan progres pelaksanaan. Sementara satu lokasi lainnya masih dalam tahap kontrak, sedangkan tiga usulan lainnya belum mendapatkan informasi lanjutan dari kementerian.
Untuk nilai pagu anggaran pembangunan, Fajar menyatakan besarannya tidak sama di setiap lokasi. “Kami mengusulkan di lima lokasi untuk Kampung Nelayan. Sedangkan nilai anggarannya akan ditentukan berdasarkan hasil survei kelayakan, ketersediaan lahan, kebutuhan masyarakat, serta kondisi masing-masing desa yang diusulkan,” ujarnya,
Fajar Sidiq menyampaikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam program tersebut mensyaratkan ketersediaan lahan minimal sekitar satu hektare. Namun, fasilitas yang nantinya dibangun tetap menyesuaikan hasil pengecekan lapangan atau survei dan identifikasi Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) yang dilakukan tim kementerian.
“Program Kampung Nelayan tidak harus berada tepat di bibir pantai. Lokasi yang dipilih diharapkan mudah diakses nelayan sehingga berbagai aktivitas mereka dapat dilakukan secara lebih efektif dalam satu kawasan,” ujarnya.
Selain itu, Fajar menyebut sejumlah fasilitas yang dapat diintegrasikan dalam program tersebut, antara lain penyimpanan dingin (cold storage), gudang, tempat perbengkelan, hingga balai nelayan.
Dengan konsep tersebut, berbagai kebutuhan nelayan diharapkan dapat terpusat dalam satu lokasi.
“Intinya itu semua untuk memudahkan aktivitas dan kebutuhan nelayan, semuanya itu diintegrasikan di satu titik,” jelasnya.
Lima usulan desa pesisir tersebut tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, serta wilayah pesisir Kecamatan Sokobanah dan Sereseh, Kecamatan Banyuates. Penetapan lokasi akhir tetap menunggu hasil survei dan penilaian dari tim KKP. [lis.kt]

