27 C
Sidoarjo
Monday, August 31, 2026
spot_img

Bappeda Sumenep Jadikan Madura Culture Fest Sebagai Ruang Edukasi Pembangunan


Sumenep, Bhirawa – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep memanfaatkan gelaran Madura Culture Fest 2026 sebagai ruang untuk memperkenalkan proses dan arah pembangunan daerah kepada masyarakat.

Melalui stan yang dikemas secara interaktif, Bappeda tidak hanya menyajikan informasi pembangunan, tetapi juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Konsep tersebut diusung melalui tema “Bappeda Hadir Merencanakan Masa Depan Sumenep”.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Arif Firmanto mengatakan, berbagai informasi mengenai pembangunan daerah disiapkan di stan tersebut. Masyarakat dapat melihat capaian pembangunan sekaligus memperoleh gambaran mengenai perencanaan pembangunan Sumenep untuk lima tahun ke depan.

“Selain fasilitas pelayanan, ada kuis, capaian pembangunan, serta perencanaan pembangunan untuk lima tahun ke depan,” kata Arif Firmanto, Senin (31/8).

Menurutnya, penyampaian informasi pembangunan sengaja dikemas dengan konsep yang lebih menarik dan komunikatif. Salah satunya melalui kuis yang disertai berbagai hadiah. Cara tersebut diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat untuk datang sekaligus mengenal lebih jauh tentang peran Bappeda.

“Tidak hanya menghadirkan informasi pembangunan, kami juga menyiapkan sejumlah kegiatan selama pelaksanaan Madura Culture Fest tahun ini. Di antaranya edukasi interaktif, pengembangan ekonomi kreatif, malam kreativitas pemuda, Bappeda Mendengar Aspirasi, serta kegiatan mengenal Sumenep,” ucapnya.

Bappeda juga menggelar refleksi Agustusan, malam apresiasi dan kegiatan interaktif lainnya. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Berita Terkait :  Tingkatkan Sinergitas APH, Karutan Ikuti Rakor Criminal Justice System di Polda Jatim

“Hadirnya stan ini bagian dari cara kami berkomunikasi dengan masyarakat. Setiap malam relatif banyak masyarakat yang berkunjung ke stan kami,” paparnya.

Arif menambahkan, kehadiran Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim di stan Bappeda mendapat respons positif. Wakil Bupati memberikan apresiasi terhadap berbagai gagasan kreatif dan inovasi yang ditampilkan.

“Bapak Wabup tadi malam sempat berkunjung ke stan kami. Beliau mengapresiasi Bappeda karena banyak ide-ide kreatif dan inovasi yang ditampilkan,” katanya.

Ia menegaskan, perencanaan pembangunan tidak semata-mata menjadi urusan pemerintah. Aspirasi dan keterlibatan masyarakat diperlukan agar program pembangunan yang disusun dapat menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Karena itu, kehadiran Bappeda dalam kegiatan budaya tersebut dinilai menjadi kesempatan untuk memperluas komunikasi publik.

“Masyarakat tidak hanya diajak mengetahui hasil pembangunan, tetapi juga memahami arah kebijakan pembangunan Sumenep ke depan,” imbuhnya.

Stan Bappeda Sumenep hadir dalam rangkaian Madura Culture Fest 2026 sejak 26 Agustus hingga 4 September 2026. Pengunjung juga dapat melakukan pemindaian QR barcode yang tersedia di lokasi sebagai bagian dari kegiatan interaktif yang disiapkan Bappeda.

“Melalui konsep ini, kami berharap keberadaan stan dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan pemahaman publik mengenai perencanaan pembangunan Kabupaten Sumenep,” tukasnya. [sul.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!