Pemprov Jatim – Suasana pagi di Halaman Gedung Dinas Koperasi & UKM Provinsi Jawa Timur, Jalan Juanda No.22, dipenuhi tawa dan sorak sorai saat pegawai berkumpul merayakan HUT Republik Indonesia yang ke-81, Rabu (19/8/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, halaman kantor berubah menjadi arena kebersamaan, bendera merah putih menambah hangatnya nuansa kemerdekaan, sementara musik ceria mengiringi seakan membuka rangkaian acara.
Pegawai dari berbagai bidang dan unit bersama penuh keceriaan, beberapa tampak tertawa saat salah langkah, namun sorot kebersamaan terlihat jelas. Tujuannya bukan lomba, melainkan mempererat tali persaudaraan antarpegawai setelah periode kerja yang padat.
Setelah pemanasan, kompetisi keberanian kreativitas dimulai. Lomba memasukkan lidi ke dalam botol dari belakang dengan bantuan kamera smartphone menarik perhatian paling banyak. Peserta harus mengandalkan kerja sama tim dan indera penglihatan yang dialihkan lewat layar.
Sorak sorai penonton memecah waktu ketika satu per satu peserta berusaha menuntun lidi dengan gerakan tangan yang terbata-bata. “Kuncinya komunikasi,” celoteh seorang pegawai Dinas Koperasi yang memandu acara, disambut tawa penonton.
Di arena lain, estafet kertas menuntut kecepatan dan ketelitian: peserta harus melipat selembar kertas menjadi bentuk tertentu sebelum meneruskannya ke rekan setim. Tantangan lain seperti minum Yakult dengan mata tertutup memancing gaya kocak, beberapa peserta sempat salah minum dan menyebabkan tawa lepas dari penonton.
Rintangan halang rintang menguji kelincahan, sementara lomba tongkat pindah bola menuntut kehati-hatian dan koordinasi tangan-mata. Selain unsur permainan, acara menghadirkan momen serius yang mengingatkan tujuan sosial instansi. Kegiatan ini menekankan pentingnya nilai gotong-royong dan solidaritas dalam membangun ekosistem kewirausahaan di daerah. Kebersamaan antarpegawai adalah modal utama Diskop UKM dalam melayani pelaku usaha mikro dan kecil di Jawa Timur.
Wajah-wajah pegawai yang biasanya tampak sibuk mengurus administrasi kini lebih rileks, beberapa memanfaatkan jeda lomba untuk berfoto bersama dengan atribut merah-putih. Keakraban juga tercipta lewat pertukaran cerita antarunit dan bidang dari pengalaman mengawal program bantuan modal hingga kisah sukses pelaku UKM binaan yang menghangatkan suasana.
Panitia menutup rangkaian lomba dengan pengumuman pemenang dan pemberian hadiah simbolis berupa sertifikat dan foto bersama.
Bagi banyak peserta, hadiah sebenarnya adalah kesempatan rehat sejenak dari rutinitas, memperkuat jaringan internal, dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan.
Kegiatan ini sebuah penegasan simbolis bahwa momentum HUT RI dimaknai bukan hanya dengan seremoni, tapi juga dengan semangat kebersamaan dan layanan publik yang lebih baik. [aya.kt]



