31.6 C
Sidoarjo
Monday, August 17, 2026
spot_img

Produk Kerajinan Berbahan Baku Sampah Kota Batu Diminati Pengunjung Pameran Kemendagri

Kota Batu, Bhirawa – Rombongan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu memamerkan aneka produk kerajinan berbahan baku sampah. Hal ini dilakukan dalam kegiatan Gerakan Indonesia Asri dan Edukasi Pengelolaan Sampah yang digelar Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan pameran yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari Local Service Delivery Improvement Program (LSDP) yang diinisiatif Kemendagri. Mereka bekerja sama dengan Bappenas, Kementerian PUPR, dan pelaksanaannya didanai oleh Bank Dunia atau World Bank.

“Program ini berfokus pada pengelolaan sampah padat terpadu dari hulu ke hilir di tingkat daerah dengan konsep ekonomi sirkular dan zero waste atau bebas sampah,” ujar Dian Fachroni Kurniawan, Kepala DLH Kota Batu, Senin (17/8/2026).

Untuk menunjukkan hasil pelaksanaan program LSDP di Kota Batu, Rombongan DLH Kota Batu membuat stand pameran dan mengikuti rapat koordinasi tindak lanjut LSDP. Dan Kota Batu mengikuti rangkaian kegiatan ini karena Kota Wisata yang berada di Jawa Timur ini merupakan  salah satu di antara 30 Kabupaten/ Kota yang mendapatkan hibah program LSDP.

Adapun kegiatan yang dikemas dalam Pameran Gerakan Bersih Dan Edukasi Pengelolaan Sampah yang dilaksanakan Kemensagri kali ini diikuti oleh 10 perwakilan dari Kabupaten/ Kota. Antara lain, Kabupaten Deli Serdang, Kota Malang, Kota Palu, Kota Batu, Kota Bontang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Lombok Timur, Kota Pontianak, Kabupaten Luwu Timur, dan Kabupaten Purworejo.

Berita Terkait :  Film Rejoto Nyambung Tresno, Bukti Pengembangan Ekonomi Kreatif

Untuk bisa mengikuti pameran ini, proses perjalanannya cukup panjang. Dari 514 Kabupaten/ Kota di awal pelaksanaan program, kemudian diseleksi menjadi 65. Selanjutnya diseleksi lagi menjadi 47, selanjutnya 37, terus terakhir menjadi 30 Kabupaten Kota.

“Ada 5 tahapan dan kita berharap memang LSDP ini sebagai oase penyelesaian masalah sampah di Kota Batu. Dan kita berharap di tahun 2029 kita bisa menuntaskan 100 persen pengelolaan sampah di Kota Batu,” jelas dan harap Fachroni.

Dalam stand pameran, lanjutnya, Kota Batu menunjukkan kegiatan pengelolaan sampah dan aneka produk kerajinan berbahan baku sampah yang telah dihasilkan. Dan salah satu produk dari Kota Batu yang banyak diminati pengunjung pameran adalah gantungan kunci berbahan baku limbah kain.

Selain dari DLH Kota Batu, rombongan dari kota ini yang hadir antara lain, Kabid Pengelolaan Persampahan dan Pengelolaan Limbah B3 Endang Ari Setyoningsih, lima staf DLH yaitu Ayu Indah Lestari, Ken Retno Puspaningrum, Ferenia Apresinta, Muhammad Ansori, dan Budi Sunanto. Adapun dari Tim Praktisi Percepatan Pengelolaan Persampahan Kota Batu ikut hadir Arif Erwinadi dan Siti Yulaikah.

“Dan untuk menindaklanjuti program LSDP ini, dalam kegiatan kali ini juga dihadiri Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Arief As Siddiq, dan Kepala Bappelitbangda Bangun Yulianto,” tandas Fachroni. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!