Gresik, Bhirawa — Menyusul musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang menewaskan lima penumpang, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan pihaknya tengah melakukan pendataan dan identifikasi keluarga korban serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan masing-masing.
“Kami sedang mengidentifikasi keluarga korban, melakukan penilaian kebutuhan, dan membantu sesuai kebutuhan setiap keluarga yang terdampak musibah ini. Semua saat ini masih dalam proses dan kami terus berikan pendampingan,” ujar Gus Ipul saat ditemui di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Gresik.
Sementara itu, proses evakuasi penumpang terus berlangsung hingga Senin (3/8/2026). Sejak dini hari, tim SAR gabungan menerima kedatangan para penyintas maupun korban meninggal yang dievakuasi secara bertahap menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
– Pukul 05.00 WIB: Kapal Selaras Mas sandar membawa 13 penumpang selamat, langsung diperiksa di area Gapura Surya Nusantara.
– Pukul 06.43 WIB: Kapal Mutiara Ferindo 1 tiba membawa delapan korban selamat dan satu jenazah. Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk identifikasi lebih lanjut.
– Pukul 08.40 WIB: KRI Nala-363 sandar membawa 30 korban selamat dan dua jenazah.
Seluruh penyintas menjalani pemeriksaan kesehatan dan verifikasi identitas, sementara jenazah diserahkan ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso. KN SAR 249 Permadi juga kembali bertolak ke lokasi kejadian guna melanjutkan pencarian, didukung berbagai unsur laut dan udara.
Hingga Senin pagi, total 234 penumpang telah dievakuasi — 229 orang selamat dan lima orang meninggal dunia. Operasi SAR melibatkan Kantor SAR Surabaya, Koarmada II, KSOP Tanjung Perak, KSOP Kalianget, kepolisian, instansi pemerintah, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Pencarian terus berlanjut guna memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal. [kim.kt]


