29.5 C
Sidoarjo
Thursday, July 2, 2026
spot_img

Bupati Malang Target di Porprov X Jatim 2027, Kabupaten Malang Masuk Runner Up

Kab Malang, Bhirawa – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang telah mempersiapkan sarana prasarana dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027 mendatang.  Persiapan yang dilakukan KONI setempat selain atlet juga terkait anggaran, sedangkan langkah taktis ini yang sangat krusial  untuk bisa menembus target besar di Porprov tersebut, maka atlet dan anggaran sebagai penentu untuk mencapai target untuk memperbesar dalam memperoleh medali.

Untuk bisa mencapai target, maka KONI Kabupaten Malang membahas persiapan Porprov Jatim tersebut yang dikemas dengan menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Porprov X Jawa Timur Tahun 2027, yang diikuti semua cabang olahraga (cabor) KONI Kabupaten Malang, di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Kamis (2/6) pagi.

Kegiatan itu, dihadiri Bupati Malang HM Sanusi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Budiar Anwar, serta Wakil Ketua (Waket) I Suwadji, Waketu II Siswarno Mulyadi , dan Waket III Muhammad Sharoni, serta Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kabupaten Malang Zulham Ahmad Mubarok. 

Bupati Malang HM Sanusi, saat memberikan motivasi kepada para pelatih dan manajer, dirinya meminta agar Porprov X Jawa Timur (Jatim) mendatang, diharapkan kabupaten Malang masuk di runner up atau juara dua. Sehingga untuk mencapai target tersebut, tentunya harus dipersiapkan betul-betul para atlet dan harus semangat, karena di kabupaten ini memiliki gudang atlet berprestasi. Sehingga harus dijaga agar atlet kita tidak lari ikut daerah-daerah lain.

Berita Terkait :  Daop 7 Madiun Sediakan 65.556 Tiket KA Jarak Jauh Selama Nataru 2025/2026

“Jangan sampai seperti tahun sebelumnya, atlet berprestasi asli Kabupaten Malang ikut daerah lain. Sehingga medali emas, perak maupun perunggu jatuh ke daerah lain.” tuturnya.

Dia mengaku, bahwa untuk mencapai target di runner up memang butuh sarana prasarana yang cukup. Sehingga untuk anggaran KONI Kabupaten Malang pada tahun mendatang akan kita tambah. Anggaran bisa kita tambah asalkan cabor-cabor menunjukkan prestasi para atletnya. Karena jika anggaran besar tapi digunakan tidak maksimal dalam pembinaan atlet, maka anggaran tersebut akan terbuang percuma, bahkan nantinya bisa jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), salah satunya salah dalam penggunaan anggaran, yang ujung-ujungnya berurusan dengan Aparat Penegak Hukum (APH).

“Untuk itu, agar tidak ada urusan dengan APH, maka anggaran harus digunakan dengan benar, terutama untuk meningkatkan prestasi atlet. Sehingga kami berharap di Porprov X Jatim nanti KONI Kabupaten Malang harus bisa mencapai target,” pintah Sanusi.

Ditempat yang sama, Sekum KONI Kabupaten Malang Zulham Ahmad Mubarok menegaskan, para cabor untuk menyepakati bahwa cabor yang mendapatkan anggaran untuk operasional dan pembinaan atlet bagi cabornya yang aktif dan berprestasi dalam Porprov IX Jatim 2025. Sebab, jika anggaran disama ratakan, maka akan terjadi kesenjangan, sehingga cabor yang tidak aktif dan tidak pernah memperoleh prestasi tidak berikan anggaran, Dan masing-masing cabot terima anggaran tidak sama.

Berita Terkait :  PGE Tulang Punggung Transisi Energi Menuju Kedaulatan Energi Nasional

“Dalam Rapat Koordinasi Persiapan Porprov X Jatim Tahun 2027, para cabor sepakat jika cabor yang tidak aktif dan belum berprestasi tidak mendapatkan anggaran,” ujarnya. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!