31.7 C
Sidoarjo
Thursday, July 2, 2026
spot_img

Jawa Timur Jadi Pilot Project Pengembangan Tenaga Kerja Child Care Economy

Pemprov, Bhirawa – Jawa Timur ditetapkan sebagai daerah percontohan (pilot project) pengembangan tenaga kerja di bidang pengasuhan anak melalui program Child Care Economy. Program tersebut diawali dengan Training of Trainers (ToT) Instruktur Pengasuhan Anak sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Disnakertrans Jatim dan Yayasan Save the Children juga Kadin Jatim di UPT BLK Surabaya, Kamis (2/7).

Senior Manager Inclusive Program and Urban Programming Save The Children, Evie Moro Yulianti, mengatakan program ini bertujuan mencetak tenaga pengasuh anak yang profesional sekaligus membuka peluang kerja layak di sektor Child Care Economy. Program tersebut juga dirancang untuk membangun ekosistem pekerjaan yang memiliki standar kompetensi dan jenjang karier yang jelas.

Menurut Evie, kebutuhan tenaga pengasuh anak terus meningkat seiring perubahan struktur keluarga, meningkatnya partisipasi perempuan di dunia kerja, serta berkembangnya layanan pendidikan anak usia dini. Berdasarkan data ILO Indonesia, sekitar 10,4 juta perempuan belum bekerja sehingga sektor Child Care Economy dinilai memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja.

Evie berharap Jawa Timur dapat menjadi model pengembangan tenaga kerja di bidang pengasuhan anak melalui program pilot project tersebut. Tahap awal pelaksanaan akan menyasar peserta dari Surabaya dan sekitarnya yang memiliki komitmen menjadi tenaga pengasuh anak yang kompeten.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur Sigit Priyanto melalui Kabid Pelatihan dan Produktivitas Arif Khamza mengatakan kerja sama dengan Save the Children merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pelatihan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Meningkatnya partisipasi perempuan di dunia kerja, perubahan struktur keluarga, dan berkembangnya layanan pendidikan anak usia dini membuat kebutuhan tenaga pengasuh anak profesional terus meningkat.

Berita Terkait :  Hari Jadi Ke-79, Tegaskan Posisi Jatim sebagai Gerbang Nusantara Baru

Menurut Sigit, penyelenggaraan ToT bertujuan meningkatkan kapasitas instruktur sekaligus menyiapkan pelatih yang mampu menghasilkan lulusan berkompeten dan siap memasuki dunia kerja maupun berwirausaha. Pemprov Jatim juga terus memperkuat pelatihan vokasi berbasis kebutuhan dunia usaha dan dunia industri melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan mitra pembangunan.

Ia berharap Jawa Timur menjadi pelopor pengembangan pelatihan vokasi bidang pengasuhan anak di Indonesia. Selain memenuhi kebutuhan tenaga kerja di dalam negeri, sektor tersebut juga dinilai berpeluang membuka kesempatan kerja di tingkat internasional.

Sementara itu, Ketua Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto menegaskan sektor hotel, restoran, dan pariwisata harus memperkuat perlindungan anak dengan memastikan program magang tidak menjadi bentuk eksploitasi tenaga kerja. Menyusul dugaan kasus di Bali yang mulai merambah Banyuwangi, Kadin Jatim mengingatkan anggotanya agar tidak mempekerjakan anak berkedok magang serta mendorong penerapan standar tempat wisata ramah anak.

Adik juga menekankan pentingnya membangun generasi muda yang sehat dan siap memasuki dunia kerja melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, dunia usaha, dan orang tua. Menurutnya, gangguan gigi dan mulut, gangguan penglihatan, serta anemia pada remaja putri masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama.

Selain Yayasan Save The Children, Disnakertrans Jatim, dan Kadin Jatim, turut hadir dalam kegiatan tersebut  Direktur Kadin Institute Nurul Indah Susanti,  perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Jatim. [rac.kt]

Berita Terkait :  TR Selecta Kota Batu Jadi Tempat Wisata Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!