23.9 C
Sidoarjo
Monday, June 29, 2026
spot_img

Meski Termoderasi, Keyakinan Konsumen Malang Raya Tetap di Zona Optimis

Kota Malang, Bhirawa. – Keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang pada Bulan Juni 2026 dipastikan tetap terjaga pada level yang kuat. Meski mengalami sedikit moderasi dibandingkan bulan sebelumnya, persepsi masyarakat secara umum masih berada di zona optimis.

Berdasarkan hasil Survei Konsumen teranyar yang dirilis KPwBI Malang, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juni 2026 tercatat sebesar 123,8. Angka ini tetap melampaui ambang batas optimisme (indeks >100), walaupun bergerak dinamis dari pencapaian bulan Mei 2026 yang sempat menyentuh angka 134,5.

Indra Kuspriyadi, Kepala KPwBI Malang mengungkapkan, optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini masih sangat solid. Hal tersebut dibuktikan oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Juni 2026 yang kokoh berada di angka 114,3.

Menurut Indra, ketahanan IKE ini ditopang kuat oleh seluruh komponen pembentuknya yang kompak berada di zona positif. Secara rinci, indeks pembelian barang tahan lama (durable goods) memimpin dengan capaian sebesar 120,5. Disusul kemudian oleh indeks penghasilan saat ini yang bertengger di angka 119,0, serta indeks ketersediaan lapangan kerja yang mencatatkan angka 103,5.

Tidak hanya pada kondisi riil saat ini, ekspektasi masyarakat terhadap prospek perekonomian hingga setengah tahun ke depan juga terpantau sangat cerah. Hal ini diwakili oleh Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Juni 2026 yang sukses meraup angka 133,3.

Berita Terkait :  223 PNS Baru Disumpah, Gus Fawait Gaspol ASN Jember Harus Jadi Mesin Pengentas Kemiskinan

Sektor penopang IEK dipimpin indeks ekspektasi penghasilan yang melesat tinggi di level 149,5. Sementara itu, indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja mengamankan angka 131,0, dan indeks ekspektasi kegiatan usaha tercatat sebesar 119,5. Dari pergerakan tren data, grafik IEK dan IKK secara konsisten terus bertengger jauh di atas garis batas pesimisme 100.

Tetap terjaganya denyut nadi perekonomian di Kota Malang pada pertengahan tahun ini tidak lepas dari stabilitas harga komoditas yang terkendali, ditambah moncernya berbagai aktivitas ekonomi lokal. Geliat positif ini paling dominan digerakkan oleh sektor-sektor andalan Malang Raya, seperti sektor perdagangan, jasa, pendidikan, serta sektor pariwisata.

Kondisi regional yang stabil ini juga dinilai sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap menunjukkan performa impresif. Sebagai catatan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 mampu tumbuh kuat di angka 5,61% secara year on year (yoy).

Kombinasi solid antara tingginya optimisme masyarakat, daya beli yang terjaga erat, serta kokohnya aktivitas ekonomi riil menjadi modal kuat bagi Kota Malang. Hal tersebut membuktikan bahwa ekonomi daerah tidak hanya sekadar bertahan, melainkan memiliki imunitas dan ketahanan yang sangat baik dalam menghadapi berbagai dinamika eksternal. [mut.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!