26.7 C
Sidoarjo
Monday, June 29, 2026
spot_img

Buka Grand Final Duta Genre, Wawali Kediri Dorong Remaja jadi Agen Perubahan


Kediri, Bhirawa – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin membuka Grand Final Pemilihan Duta Genre Kota Kediri Tahun 2026 yang digelar di Kediri Mall, Sabtu (27/6). Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong para finalis Duta Genre menjadi teladan sekaligus agen perubahan bagi generasi muda di Kota Kediri.

Qowimuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah melalui berbagai tahapan seleksi hingga mencapai babak grand final. Menurutnya, perjalanan para peserta bukanlah proses singkat, melainkan melalui seleksi, pembekalan, hingga karantina.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh finalis. Perjalanan kalian sampai di tahap ini tentu bukan perjalanan yang singkat. Ada proses seleksi, pembekalan, karantina, hingga akhirnya hari ini bisa berdiri di panggung sebagai putra-putri terbaik Kota Kediri,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sebagai kota urban, Kota Kediri terus berkembang menjadi kota yang semakin hidup dan dinamis, layaknya kota-kota besar. Aktivitas masyarakat berlangsung dari pagi hingga malam, dengan banyak warga dari daerah sekitar datang untuk bekerja, berbelanja, belajar, maupun menikmati berbagai fasilitas yang tersedia.

Selain itu, Kota Kediri juga dikenal sebagai kota pendidikan dengan keberadaan berbagai perguruan tinggi, sekolah, dan pondok pesantren yang setiap tahun mendatangkan ribuan pelajar serta mahasiswa dari berbagai daerah. Kondisi tersebut turut mendorong tumbuhnya ruang kreatif bagi anak muda, seperti kafe, co-working space, hingga tempat berkumpul yang ramai dikunjungi.

Berita Terkait :  Pertahankan Tradisi Terbanyak Masuk PTN, SNBT 2026 Jatim Melonjak 19,9 Persen

“Saya melihat ini sebagai sesuatu yang sangat positif. Artinya, roda ekonomi bergerak, UMKM tumbuh, lapangan usaha semakin berkembang dan Kota Kediri semakin hidup. Tetapi di balik semua peluang itu, ada tanggung jawab yang juga semakin besar,” ungkapnya.

Menurut Qowimuddin, perkembangan kota yang semakin dinamis juga menghadirkan tantangan bagi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, kekerasan, kriminalitas, pergaulan berisiko, hingga berbagai persoalan sosial lainnya yang dapat menghambat masa depan remaja.

Karena itu, ia menilai Program Generasi Berencana (Genre) memiliki peran penting dalam membentuk remaja yang mampu merencanakan masa depan, menjaga diri, serta memberikan pengaruh positif di lingkungan sekitar.

“Genre bukan hanya berbicara tentang kesehatan reproduksi atau perencanaan kehidupan berkeluarga. Lebih dari itu, Genre mengajarkan anak muda untuk berani merencanakan masa depan, menentukan cita-cita, berani menjaga dirinya, dan berani menjadi pengaruh baik di lingkungannya,” jelasnya.

Wakil Wali Kota berharap seluruh finalis tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga membawa semangat untuk terus belajar, berkembang, serta merangkul lebih banyak teman agar generasi muda Kota Kediri semakin optimistis menyongsong masa depan.

“Saya yakin, anak-anak muda di hadapan saya ini kelak ada yang menjadi dokter, guru, pengusaha, akademisi, pemimpin, bahkan mungkin menjadi Wali Kota Kediri. Mari bersama-sama kita wujudkan Kota Kediri mapan melalui generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan saling menguatkan,” imbuhnya.

Berita Terkait :  SMILE, Alat Terapi Fisik yang Peroleh Hibah EPICS IEEE

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri dr. Muhammad Fajri menjelaskan, Pemilihan Duta Genre Kota Kediri Tahun 2026 bertujuan memilih figur teladan dan motivator bagi remaja.

Duta Genre nantinya diharapkan menjadi agen perubahan yang akan menyiapkan remaja sebagai pendidik sebaya dan konselor sebaya dalam mendukung program Bangga Kencana serta program pemerintah daerah. Selain itu, Duta Genre juga berperan meningkatkan pemahaman remaja terkait kesehatan reproduksi, kesehatan mental, pencegahan stunting, dan perencanaan kehidupan berkeluarga.

“Antusias begitu besar. Pendaftaran yang dimulai 30 Maret terdapat lebih dari 100 pendaftar. Kemudian dilakukan seleksi yang terdiri dari enam tahap, dimulai seleksi administrasi dan berkas, tes tulis dan wawancara, tes bakat, Genre Challenge, dan personal branding. Lalu didapatkan 20 finalis dan dilakukan karantina selama empat hari,” jelasnya. [van.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!