27.2 C
Sidoarjo
Sunday, June 28, 2026
spot_img

Delegasi Unesa Ikuti Jambore dan Olimpiade Bela Negara Nasional di Yogyakarta


Surabaya, Bhirawa – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (DPPIS) memberangkatkan delegasi untuk mengikuti Jambore dan Olimpiade Bela Negara yang digelar di UPN Veteran Yogyakarta, pelepasan kontingen berlangsung di Lobi Rektorat Unesa Kampus II Lidah Wetan.

Kegiatan berskala nasional yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi ajang penguatan wawasan kebangsaan, ketahanan bencana, sekaligus mempererat jejaring antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Berbagai agenda disiapkan, mulai forum diskusi penyelesaian persoalan bela negara dan kebencanaan, simulasi penanganan bencana, hingga kompetisi fotografi, sketsa, dan kuis bela Negara, Jumat (26/6).

Direktur PPIS Unesa, Prof. Dr. Mutimmatul Faidah, M.Ag., mengatakan Unesa mengirim lima mahasiswi yang merupakan kader pilihan dari tiga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) binaan DPPIS di bawah naungan SMCC, yakni UKM Ankasa, UKM Cakra Harmoni, dan UKM Peduli Kemanusiaan.

“Keikutsertaan delegasi merupakan bentuk komitmen Unesa mendukung penguatan karakter kebangsaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di kalangan mahasiswa,” jelasnya.

Lanjut Prof. Faidah menjelaskan bahwa partisipasi tidak sekadar mengikuti kompetisi, tapi juga membangun solidaritas mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, ada dua isu utama yang dibahas dalam jambore ini, yakni bela negara dan ketahanan bencana, sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi,” ujarnya.

“Delegasi yang dikirim memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang bela negara maupun kebencanaan. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat ditularkan kepada sivitas akademika Unesa melalui berbagai program edukasi dan penguatan wawasan kebangsaan,” Tuturnya.

Berita Terkait :  Berdayakan dan Edukasi Mahasiswa, HP Gelar Campus Roadshow

Sementara itu, dosen pembimbing kontingen, Dr. Aghus Sifaq, S.Or., M.Pd., menjelaskan seluruh peserta telah menjalani persiapan secara intensif, baik melalui latihan bersama maupun latihan mandiri sesuai bidang keahlian masing-masing.

“Setiap anggota berasal dari UKM yang memiliki kompetensi berbeda. Perbedaan kemampuan ini justru menjadi kekuatan tim agar dapat saling melengkapi dan memberikan hasil terbaik selama mengikuti Jambore dan Olimpiade Bela Negara,” pungkasnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!