28.9 C
Sidoarjo
Thursday, June 18, 2026
spot_img

Dongkrak Ekonomi UMKM, Wajibkan ASN Pakai Jersey Piala Dunia dan Gelar Nobar

Pemkot Malang, Bhirawa
Demam Piala Dunia 2026 yang mulai bergulir sejak 11 Juni lalu menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Guna menangkap peluang ekonomi, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menginstruksikan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyemarakkan gelaran empat tahunan tersebut melalui berbagai kebijakan strategis yang berpihak pada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Salah satu kebijakan unik yang dikeluarkan adalah instruksi bagi para ASN di lingkungan Pemkot Malang untuk mengenakan jersey atau seragam sepak bola tim kontestan Piala Dunia 2026 setiap hari Jumat. Selain itu, jajaran OPD hingga wilayah juga diwajibkan menggelar nonton bareng (nobar).

Menurut Wahyu Hidayat, momentum Piala Dunia harus dimanfaatkan sebagai strategi pemasaran yang jitu bagi para pelaku ekonomi kreatif, pemilik kafe, tempat tongkrongan, hingga pedagang kaki lima di Kota Malang yang kini marak menggelar nobar.

“Piala dunia ini jadi peluang besar bagi kita, masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Saya yakin semuanya mendapat benefit dari ini. Dari aspek ekonomi, pelaku UMKM mendapat kesempatan meningkatkan pendapatan lewat nobar karena animo masyarakat pasti besar,” ujar Wahyu Hidayat, kemarin.

Wali Kota menjelaskan, kebijakan ini juga sejalan dengan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Melalui gerakan nobar dan kewajiban ber-jersey bagi ASN, roda ekonomi lokal diharapkan dapat berputar lebih cepat karena terdorong oleh antusiasme konsumsi masyarakat.

Berita Terkait :  Wali Kota Pasuruan Lantik 106 PNS Jabatan Fungsional

Selain dampak instan terhadap omzet pelaku usaha, Wahyu menilai esensi dari nobar adalah menciptakan ruang kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta memupuk sportivitas antarwarga dalam suasana hiburan yang inklusif bagi semua kalangan.

Pemkot Malang sendiri telah mengawali gerakan ini dengan menggelar nobar bersama jajaran pada Senin (15/6) lalu. Kendati demikian, orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang ini memberikan catatan kritis terkait faktor keamanan. Ia mewanti-wanti agar euforia sepak bola tidak sampai mengganggu ketertiban umum.

“Saya mengimbau masyarakat, pemilik kafe, atau warung kopi yang menggelar nobar agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah masing-masing. Silakan berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait agar suasana hiburan ini tetap kondusif dan tidak mengganggu kenyamanan warga lainnya,” pungkas Wahyu. [mut.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!