Kediri, Bhirawa
Persik Kediri resmi berpisah dengan bek kiri Yusuf Meilana. Pemain yang identik dengan nomor punggung 7 itu mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Macan Putih setelah hampir sembilan tahun menjadi bagian dari klub kebanggaan warga Kediri.
Yusuf menjadi salah satu pemain lokal yang memiliki peran penting dalam perjalanan Persik Kediri. Ia turut mengantarkan tim berjuluk Macan Putih meraih gelar juara Liga 3 dan Liga 2 pada musim 2018/2019, sekaligus membawa Persik kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.
Selama berseragam Persik, pemain asli Kediri itu mencatatkan sekitar 125 penampilan di berbagai kompetisi. Ia juga menyumbang tiga gol dan delapan assist bagi tim.
Manajer Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan loyalitas Yusuf selama memperkuat klub. Menurutnya, Yusuf bukan hanya menjadi pemain, tetapi juga bagian dari perjalanan panjang Persik dalam menghadapi berbagai tantangan dan meraih prestasi.
“Selama hampir satu dekade, Yusuf tidak hanya menjadi bagian dari skuad sebagai pemain, tetapi juga saksi berbagai perjalanan, tantangan, dan prestasi yang dilalui Persik Kediri,” kata Kuncara, Rabu (17/6).
Ia menambahkan, dedikasi Yusuf di dalam maupun luar lapangan menjadi nilai penting bagi perkembangan klub. Sikap profesional dan pengalamannya juga disebut menjadi contoh bagi para pemain muda Persik.
“Yusuf Meilana akan selalu menjadi bagian dari sejarah klub. Yusuf selama ini juga adalah panutan bagi pemain muda,” imbuhnya.
Pada musim 2025/2026, Yusuf masih sempat tampil sebanyak 14 kali bersama Persik sebelum dipinjamkan ke Bali United FC pada paruh musim.
Persik Kediri berharap pengalaman dan kualitas yang dimiliki Yusuf dapat menjadi modal untuk menghadapi tantangan berikutnya. Manajemen pun menyampaikan terima kasih atas pengabdian pemain berusia tersebut selama membela klub. “Kami sangat berterima kasih atas loyalitas, dedikasi, serta semua kerja keras Yusuf selama ini. Kami mendoakan yang terbaik dalam setiap langkah berikutnya,” ucap Kuncara. [van.wwn]


