31.2 C
Sidoarjo
Friday, June 19, 2026
spot_img

Wali Kota Probolinggo Isyaratkan Nobar Pildun di Laga Krusial


Kota Probolinggo, Bhirawa
Ratusan warga memadati GOR Ahmad Yani Kota Probolinggo untuk menyaksikan pertandingan Grup H Piala Dunia (Pildun) 2026 antara Spanyol dan Tanjung Verde, Senin (15/6) malam. Antusiasme masyarakat dalam kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar Pemerintah Kota Probolinggo itu mendorong rencana penyelenggaraan kegiatan serupa pada laga-laga penting berikutnya.

Pertandingan yang berakhir tanpa gol tersebut berlangsung cukup menarik. Spanyol yang lebih diunggulkan tampil dominan sepanjang laga, namun gagal menembus rapatnya pertahanan Tanjung Verde yang tampil disiplin hingga peluit akhir dibunyikan.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin yang turut menyaksikan pertandingan bersama Sekda Budiono Wirawan, kepala perangkat daerah, camat, dan lurah menilai hasil imbang tersebut menunjukkan semakin meratanya kualitas sepak bola antarnegara peserta Piala Dunia.

Menurutnya, secara materi pemain dan pengalaman, Spanyol berada di atas Tanjung Verde. Namun strategi bertahan yang diterapkan lawannya mampu meredam agresivitas tim berjuluk La Roja tersebut.

“Kalau di atas kertas tentu Spanyol lebih diunggulkan. Tetapi di lapangan Tanjung Verde mampu membangun pertahanan yang sangat baik sehingga berhasil mengamankan hasil imbang,” ujarnya usai pertandingan.

Aminuddin mengatakan Pemkot Probolinggo berencana kembali menggelar nobar untuk pertandingan-pertandingan berikutnya yang dinilai memiliki daya tarik tinggi bagi masyarakat. Namun pelaksanaannya akan mempertimbangkan waktu pertandingan agar tidak mengganggu aktivitas warga dan aparatur pemerintah pada keesokan harinya.

Berita Terkait :  Bonus Porprov Dikepras, Ratusan Atlet-Pelatih Demo Kantor Wali Kota Pasuruan

“Nanti kita lihat jadwal berikutnya. Untuk sementara yang digelar pertandingan malam hari. Kalau dini hari tentu harus mempertimbangkan aktivitas masyarakat dan pekerjaan keesokan harinya. Mungkin saat semifinal atau final baru kita gelar lagi meski berlangsung dini hari,” katanya.

Terkait persaingan menuju babak berikutnya, Aminuddin mengaku belum menentukan negara yang dijagokan menjadi juara. Menurutnya, kompetisi masih berada pada fase awal sehingga kekuatan masing-masing tim belum terlihat secara utuh.

“Masih terlalu dini untuk menentukan favorit. Dari pertandingan-pertandingan awal ini terlihat kekuatan antarnegara cukup berimbang sehingga hasil pertandingan juga sulit diprediksi,” ujarnya.

Kegiatan nobar bertajuk Bola Gembira tersebut menjadi salah satu sarana hiburan bagi masyarakat sekaligus ruang kebersamaan untuk menikmati atmosfer Piala Dunia 2026 secara bersama-sama. [fir.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!