28.9 C
Sidoarjo
Thursday, June 11, 2026
spot_img

Bupati Lamongan Serahkan Alsintan pada Kelompok Tani

Pemkab Lamongan, Bhirawa
Dalam upaya mengantisipasi perubahan musim dan mengamankan ketahanan pangan nasional, Pemerintah Pusat merealisasikan rencana aksi Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui pemberian bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) bagi kelompok tani di wilayah tersebut.

Penyerahan secara simbolis dilakukan pada Kamis (11/6) di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, di mana Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak para petani untuk mulai menerapkan teknologi dan sistem pertanian yang lebih modern.

“Ini merupakan wujud dukungan pemerintah pusat setelah meninjau rencana aksi yang kami susun, khususnya untuk menghadapi musim kemarau dan perubahan cuaca ekstrem yang diprediksi akan datang. Bantuan yang disalurkan meliputi 18 unit pompa air, 13 unit rotavator, 23 unit traktor tangan, serta 181 unit fasilitas irigasi perpompaan dan perpipaan yang akan dipasang secara bertahap, terutama di daerah yang mengandalkan curah hujan. Selain itu, juga diserahkan 3 unit alat pertanian serbaguna,” ungkap Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut.

Menurutnya, pemberian bantuan ini menjadi respon positif dari pemerintah pusat mengingat Lamongan diakui sebagai salah satu lumbung pangan utama. Pada periode sebelumnya, daerah ini berhasil melakukan penanaman di lahan seluas 193 ribu hektar, melebihi target yang ditetapkan meskipun luas sawah baku yang tersedia mencapai 95 ribu hektar.

“Indeks pertanaman kita saat ini mencapai 2,1, mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya sebesar 1,64. Tahun ini, kami menargetkan perluasan lahan tanam menjadi 233.384 hektar. Untuk mewujudkannya, kami telah menyusun berbagai langkah strategis, mulai dari pemberian alat pertanian, penyediaan bibit unggul, program pemupukan serentak, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman. Kami juga berharap pasokan pupuk dapat terus terjamin tanpa kendala,” imbuhnya.

Berita Terkait :  Hadirkan 'GERCEP', Grab Respon Cepat sebagai Bentuk Perlindungan Mitra dan Solidaritas Kemanusiaan

Berbagai upaya ini ditempuh sebagai bagian dari transformasi sektor pertanian Lamongan menuju sistem yang lebih modern. Diharapkan langkah tersebut dapat meningkatkan hasil panen, menaikkan nilai tukar petani, dan pada akhirnya memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat tani.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, Mugito, menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan ditujukan untuk kelompok tani, bukan untuk perorangan.

“Bantuan alat pertanian ini berbasis kelembagaan kelompok tani, sehingga dapat dikelola secara bersama-sama dan dimanfaatkan secara optimal,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak tujuh kelompok tani menerima secara simbolis bantuan berupa traktor roda perayap atau rotavator. Ketujuh kelompok tersebut adalah Poktan Harapan Makmur dari Desa Dumpiagung Kecamatan Kembangbahu, Poktan Tani Mulyo dari Desa Kanoman Kecamatan Tikung, Poktan Sekar Gading III dari Kecamatan Sekaran, Poktan Tani Seger Satu dari Desa Karangwungu Kecamatan Karanggeneng, Poktan Sri Manunggal dari Desa Lopang Kecamatan Kembangbahu, Poktan Sekar Srengenge VI dari Desa Sungegeneng Kecamatan Sekaran, dan Poktan Sumber Tani Dua dari Desa Sumberbendo Kecamatan Mantup. [yit.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!