28 C
Sidoarjo
Sunday, May 31, 2026
spot_img

Khofifah: Waisak 2570 BE Jadi Momentum “Memperkuat Persaudaraan dan Perdamaian Dunia”

Surabaya, Bhirawa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan peringatan Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE)/2026 sebagai momentum untuk menguatkan persaudaraan dan menjaga perdamaian, kerukunan, serta harmoni sosial di tingkat lokal, nasional, dan global.

Pesan Gubernur sejalan dengan tema Waisak 2026, “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”, yang menurutnya sangat relevan dan sarat makna di tengah kebutuhan dunia akan perdamaian.

Ia menekankan bahwa upaya mewujudkan perdamaian harus dimulai dari kemampuan setiap individu menjaga kedamaian dalam diri, keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

“Di tengah berbagai tantangan global yang diwarnai konflik, polarisasi, ketidakpastian ekonomi, hingga krisis kemanusiaan, nilai-nilai Dharma mengajarkan pentingnya cinta kasih, kebijaksanaan, pengendalian diri, serta penghormatan terhadap sesama sebagai fondasi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan,” ujar Gubernur Khofifah di Surabaya, Minggu (31/5).

Khofifah mengingatkan bahwa Jawa Timur telah lama dikenal sebagai wilayah yang menjunjung tinggi toleransi, gotong royong, dan kehidupan harmonis di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial.

Semangat Waisak, menurutnya, diharapkan semakin mengokohkan komitmen semua elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, dan merawat kerukunan sebagai modal penting pembangunan.

“Perdamaian bukan hanya ketiadaan konflik, tetapi hadirnya rasa saling menghormati, saling memahami, dan saling membantu dalam kehidupan bersama. Inilah nilai-nilai yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang,” jelasnya.

Berita Terkait :  Khofifah Serahkan Kasus Dugaan Korupsi Kadis ESDM ke Penegak Hukum

Gubernur menegaskan keberagaman merupakan anugerah sekaligus kekuatan bangsa yang mesti dirawat melalui sikap toleran dan semangat kebersamaan. Ia menilai nilai-nilai welas asih dan kebajikan relevan untuk memperkuat kohesi sosial sekaligus menjadi kontribusi nyata Indonesia bagi perdamaian dunia.

“Ketika masyarakat hidup rukun, saling menghormati, dan mengedepankan kemanusiaan, maka kita tidak hanya menjaga perdamaian di lingkungan sekitar, tetapi juga ikut memberikan kontribusi bagi perdamaian dunia,” tuturnya.

Khofifah juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Waisak untuk memperbanyak perbuatan baik, memperkuat kepedulian sosial, serta memberi manfaat bagi sesama tanpa memandang latar belakang.

“Tantangan zaman saat ini membutuhkan lebih banyak empati, solidaritas, dan kepedulian. Semangat Dharma harus menjadi energi untuk membangun kehidupan yang damai, inklusif, adil, dan penuh kasih sayang,” imbuhnya.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat Buddha di Jawa Timur atas kontribusi mereka dalam menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, dan berperan aktif dalam kegiatan sosial serta kemanusiaan. Kontribusi tersebut, menurut Khofifah, menjadi bagian penting dalam memperkuat harmoni sosial sehingga Jawa Timur tetap kondusif, damai, dan guyub.

Di akhir pernyataannya, Gubernur Khofifah mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026 kepada seluruh umat Buddha. Semoga semangat Dharma senantiasa membimbing kita untuk menebarkan cinta kasih, memperkuat persaudaraan, serta menjaga perdamaian dunia. Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta, semoga semua makhluk hidup berbahagia,” pungkasnya. [aya.kt]

Berita Terkait :  DPRD Jatim Dukung ASN Bangkalan Gowes ke Kantor, Bisa Jadi Gerakan Nasional

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!