Dindik Jatim, Bhirawa
Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim mulai membuka tahapan pengambilan PIN (personal identification number) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 pada Kamis (28/5).
Pengajuan PIN dilakukan secara daring melalui laman spmb.jatimprov.go.id? dengan melampirkan sejumlah persyaratan administrasi. PIN akan digunakan sebagai syarat dalam mendaftar SPMB 2026 jenjang SMA, dan SMK.
Berdasarkan data Dindik Jatim, sebanyak 28.283 calon murid baru melakukan pengajuan PIN hingga pukul 17.09 WIB pada 28 Mei 2026. Usai melakukan pengajuan, peserta wajib melakukan verifikasi dan validasi keaslian data hingga pencocokan titik domisili asal sesuai KK di satuan pendidikan yang di rekomendasikan oleh sistem SPMB.
Jadwal pengambilan PIN sendiri berlangsung mulai 28 Mei – 9 Juni 2026. Dengan waktu yang cukup panjang ini, Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai mengatakan agar masyarakat tidak perlu khawatir dan terburu-buru. Ia juga meminta agar masyarakat tidak perlu mengantri panjang, sebab layanan pengambilan PIN dibuka setiap hari selama SPMB berjalan mulai jm 07.00 WIB hingga jam 16.00 WIB di setiap satuan pendidikan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir, dan tidak perlu panik atau sampai mengantri hingga subuh. Karena kami meminta sekolah untuk terus membuka layanan pengambilan PIN bahkan di hari minggu maupun tanggal merah,”ucapnya, Kamis (28/5).
Kadinduk juga menegaskan bahwa pengambilan PIN menjadi tahapan penting sebelum calon murid mengikuti proses pendaftaran SPMB SMA dan SMK di Jawa Timur.
“Calon murid wajib login menggunakan NISN, NPSN sekolah asal, tanggal lahir, serta tanggal penerbitan KK, SKD, atau SKPD. Setelah itu mengisi data dan menentukan titik lokasi domisili sesuai dokumen kependudukan,” ujar Aries.
Ia menjelaskan, setelah pengisian data secara daring, calon murid wajib datang ke SMA atau SMK terdekat sesuai rekomendasi sistem untuk proses verifikasi dan validasi data serta titik domisili. Setelah proses tersebut selesai, peserta menandatangani berita acara pengambilan PIN dan dapat mengunduh PIN sehari setelah verifikasi dilakukan.
“Tidak perlu terburu-buru. Karena waktu pengambilan PIN masih panjang. Tapi yang perlu diperhatikan saat pengambilan PIN, peserta harus datang kesekolah terdekat sesuai yang direkomendasikan sistem. Jangan sampai salah lokasi untuk verifikasi dan validasi data,”jelas Aries.
Untuk lulusan SMP/MTs Jawa Timur tahun 2026 yang nilai rapornya belum diinput oleh sekolah asal, peserta diwajibkan mengisi sendiri nilai rapor pada sistem sebelum proses verifikasi di sekolah tujuan.
Aries juga meminta masyarakat memahami mekanisme jalur penerimaan agar tidak terjadi kesalahpahaman, terutama pada jalur domisili.
“Masih ada masyarakat yang mengira jalur domisili hanya berdasarkan jarak rumah terdekat dengan sekolah. Padahal yang didahulukan tetap nilai akademik, baru kemudian domisili,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan calon murid memastikan sekolah yang dipilih berada dalam rayon sesuai alamat pada kartu keluarga.
Menurut Aries, terdapat perubahan tahapan pada SPMB tahun ini. Jalur pertama yang dibuka adalah jalur domisili SMA dan SMK yang dijadwalkan berlangsung pada 11-12 Juni 2026. Sebelummya, jalur ini dibuka di tahap kedua setelah jalur afirmasi. Sedangkan halur afirmasi tahun ini dibuka di tahap dua yang dilaksanakan pada 17-18 Juni 2026.
Selain itu, calon murid diminta memperhatikan jadwal verifikasi yang tercantum pada sistem SPMB Jatim, termasuk lokasi sekolah dan jam pelayanan verifikasi. Seluruh dokumen persyaratan pengambilan PIN juga wajib dibawa saat proses verifikasi berlangsung.
“Meski memasuki masa cuti bersama maupun libur sekolah, layanan pengambilan PIN tetap dibuka setiap hari selam SPMB berlangsung,” katanya.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan SPMB 2026, Dindik Jatim menyiapkan sekitar 1.457 tenaga helpdesk yang akan membantu masyarakat selama proses pengambilan PIN dan pendaftaran berlangsung.
Sebagai informasi, tahapan SPMB 2026 dimulai pada 11-19 Mei 2026 dengan agenda entry nilai rapor oleh kepala SMP/MTs asal. Selanjutnya, verifikasi nilai rapor dilakukan calon murid pada 18-21 Mei 2026, pembetulan nilai rapor pada 21-26 Mei 2026, serta pengambilan PIN pada 28 Mei-9 Juni 2026.
Dindik Jatim juga menyediakan fasilitas latihan pendaftaran SPMB yang akan dilaksanakan pada 8-9 Juni 2026.
Sementara kick off SPMB dimulai pada 11-12 Juni 2026 untuk pendaftaran tahap pertama Jalur Domisili SMA/SMK. Tahap kedua dibuka pada 17-18 Juni 2026 untuk Jalur Afirmasi, Mutasi, dan Prestasi Hasil Lomba.
Adapun pendaftaran tahap ketiga Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA dilaksanakan pada 24-25 Juni 2026, sedangkan tahap keempat Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK berlangsung pada 30 Juni-1 Juli 2026. [ina.kt]


