30 C
Sidoarjo
Sunday, May 24, 2026
spot_img

Melahirkan Juara Baru, Ekosistem Sepak Bola Putri Malang Raya Kian Solid


Malang, Bhirawa
Turnamen sepak bola putri usia dini, MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Malang Seri 2 2025-2026, sukses memunculkan jawara baru. Dalam laga final yang berlangsung di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (24/5) kemarin, SDN Tulungrejo 2 berhasil naik podium tertinggi untuk Kelompok Usia (KU) 10, sementara SDN Lowokwaru 3 sukses merengkuh gelar juara di kategori KU 12.

Dominasi total ditunjukkan oleh SDN Lowokwaru 3 di partai final KU 12. Mereka sukses menekuk SDN 3 Pandanlandung dengan skor telak 3-0. Bintang lapangan SDN Lowokwaru 3, Adelice Maureen Hanum Faisal, tampil impresif dengan memborong seluruh gol (hat-trick) pada menit ke-2, ke-4, dan menjelang akhir babak kedua. Capaian ini sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak (Top Scorer) turnamen dengan koleksi 36 gol.

SDN 3 Pandanlandung sebenarnya sempat mendapatkan peluang emas melalui titik putih yang dieksekusi oleh Aisyah Alya Putri. Namun, kesigapan penjaga gawang SDN Lowokwaru 3, Aisyah Fadzila Samha, berhasil menggagalkan peluang tersebut dan menjaga gawangnya tetap perawan hingga laga usai.

Pelatih SDN Lowokwaru 3, Hazmi Wardi, mengapresiasi kedisiplinan anak asuhnya yang mampu menjalankan instruksi taktis dengan maksimal.

“Alhamdulillah semua berjalan baik. Anak-anak rajin berlatih karena punya motivasi tinggi menjadi pemain profesional. Kami berharap kompetisi seperti ini bisa terus bergulir secara konsisten di Kota Malang,” ujar Hazmi.

Sementara itu pada kategori KU 10, SDN Tulungrejo 02 berhasil melampaui pencapaian Seri 1 (yang hanya mencapai babak delapan besar) dengan keluar sebagai juara usai menumbangkan SDN Tunjungsekar 3 dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan dicetak oleh Azzahra Nur Fitria Umayra (11′) dan brace dari Kholifah Nur Avilia (17′, 27′). Adapun gol hiburan SDN Tunjungsekar 3 dilesakkan oleh Jingga Meutia Ardhanareswari (13′).

Berita Terkait :  42 Peserta Cabor Karate Bersaing di O2SN SMK Tingkat Provinsi

Pelatih SDN Tulungrejo 02, Tri Cahyo Suseno, menyebut faktor mental dan adaptasi fisik menjadi kunci utama.

“Kami bersyukur evaluasi dari Seri 1 membuahkan hasil maksimal. Karena anak-anak terbiasa tinggal di dataran tinggi, faktor fisik tidak ada kendala, tinggal bagaimana kami menata mental dan mood bertanding mereka di lapangan,” jelasnya.

Peningkatan Partisipasi dan Penguatan Ekosistem
Penyelenggaraan seri kedua ini mencatatkan kenaikan partisipasi yang signifikan. Tercatat sebanyak 2.161 peserta dari 122 SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) ambil bagian, meningkat dari Seri 1 yang diikuti 1.918 peserta. Kenaikan juga terjadi pada jumlah tim, di mana KU 10 melonjak dari 64 menjadi 82 tim, dan KU 12 naik dari 111 menjadi 116 tim.

Merespons tren positif ini, Anggota Executive Committee (Exco) PSSI Bidang Kompetisi Kota Malang, Rochman Hadi, menyambut baik konsistensi turnamen yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini. Menurutnya, ajang ini menjadi barometer penting pembinaan usia dini regional.

“Kami dari PSSI sangat berterima kasih. Ini tahun kedua turnamen digelar di Malang dan dampaknya sangat terasa untuk memperluas ruang pembinaan sepak bola putri. Harapan kami, sinergi ini terus berjalan demi menjaring talenta potensial daerah,” ungkap Rochman.

Senada, Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menilai lonjakan peserta mencerminkan tingginya kepercayaan publik dan keseriusan sekolah dalam mempersiapkan tim. Ia memproeksikan tim All-Stars Malang akan menjadi kekuatan yang patut diwaspadai pada putaran final All-Stars di Kudus bulan depan.

Berita Terkait :  Tim Dispendikbud Semarakkan Lomba Olahraga Harjakasi ke-206 dan HUT RI ke-79

“Melihat kualitas dan animo yang ada, Malang berpotensi menjadi tim kuda hitam seperti Solo pada tahun lalu. Sejarah sepak bola Malang Raya yang kuat sangat menunjang kualitas teknis para pemain,” tegas Teddy.

Di sisi lain, Head Coach MLSC, Timo Scheunemann, menekankan bahwa letak geografis Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu) yang saling berdekatan sangat mendukung keberlanjutan ekosistem ini. Sinergi antara kompetisi sekolah dan pembinaan di Sekolah Sepak Bola (SSB) diyakini akan mempercepat lahirnya pemain profesional masa depan. [mut.kt]

Daftar Peraih Penghargaan MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2:

  • Kategori Usia 10 (KU 10)
  • Juara I: SDN Tulungrejo 02
  • Juara II: SDN Tunjungsekar 3
  • Semifinalis: SDN Tulungrejo 04 Batu & SDN 1 Sukoanyar
  • Top Scorer: Syakila Naura Putri (32 Gol) – SDN Sawojajar 6
  • Best Player: Ya’qud Nadhifah Rafani Utomo – SD Islam Al Falah
  • Best Goalkeeper: Cahaya Ni’matul Solehah – SDN Tulungrejo 02
  • Tim Fairplay: SD Islam Al Falah
  • Kategori Usia 12 (KU 12)
  • Juara I: SDN Lowokwaru 3
  • Juara II: SDN 3 Pandanlandung
  • Semifinalis: SDK Santa Maria 01 & SDN Lowokwaru 4
  • Top Scorer: Adelice Maureen Hanum Faisal (36 Gol) – SDN Lowokwaru 3
  • Best Player: Ananda Nindy Dwi Berlian – SDN Lowokwaru 4
  • Best Goalkeeper: Aira Firdayanti – SDN 3 Pandanlandung
  • Tim Fairplay: MI Miftahul Huda Sukolilo
Berita Terkait :  Gagal Antarkan Italia ke Piala Dunia 2026, Gattuso: Ini Menyakitkan

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!