29.4 C
Sidoarjo
Tuesday, May 12, 2026
spot_img

Diawali Wilayah Mataraman, 38 Daerah Jadi Sasaran Program Destana BPBD Jatim 2026


Pemprov, Bhirawa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur kembali membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di 38 kabupaten/kota pada tahun 2026. Program ini menjadi upaya memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi potensi bencana di wilayah masing-masing.

Pembentukan Destana tahun ini diawali di wilayah Mataraman, meliputi Kabupaten Tulungagung, Magetan, Trenggalek hingga Kabupaten dan Kota Madiun.

Di Kabupaten Tulungagung, kegiatan Destana dipusatkan di Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan. Sementara di Kabupaten Magetan, pembentukan Destana berlangsung di Desa Jabung, Kecamatan Panekan.

Pembukaan kegiatan di dua daerah tersebut digelar pada Selasa (5/5) dan dihadiri Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim, Deni Kiki Melia Tamara serta Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno bersama fasilitator Destana dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jatim.

Turut hadir Sekretaris BPBD Kabupaten Tulungagung M Fairuza Al Hida, Plh Kalaksa BPBD Magetan Suparman, unsur Forkopimcam serta kepala desa setempat.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim Deni Kiki Melia Tamara mengatakan, pembentukan Destana merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana.

“Sebagaimana arahan Ibu Gubernur melalui Bapak Kalaksa BPBD Jatim, kesiapsiagaan menjadi prioritas utama di setiap lapisan masyarakat. Destana merupakan langkah konkret untuk membangun masyarakat yang siap siaga, tanggap dan tangguh menghadapi bencana,” ujarnya.

Menurutnya, melalui Destana masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi ancaman bencana, siap menghadapi kondisi darurat, hingga mampu melakukan pemulihan pascabencana secara mandiri.

Berita Terkait :  Libur Nataru, Satpolairud Polres Situbondo Intensifkan Patroli Perairan Pantai Wisata Bahari

Selain di Tulungagung dan Magetan, pembentukan Destana juga dilaksanakan di Desa Timahan, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek. Kemudian di Kabupaten Madiun berlokasi di Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu, serta di Kota Madiun yang dipusatkan di Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo.

Pada Selasa (12/5), kegiatan pembentukan Destana berlanjut di Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kabid PK BPBD Jatim Deni Kiki Melia Tamara bersama Kalaksa BPBD Kabupaten Tuban Sudarmaji, Forkopimcam setempat, Kepala Desa Genaharjo Rudiyanto dan fasilitator dari FPRB Jatim.

Selanjutnya, program Destana dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (13/5), tepatnya di Desa Tembeling, Kecamatan Kasiman.

Dalam setiap pembentukan Destana, BPBD Jatim juga menyalurkan bantuan 100 bibit pohon produktif, seperti durian, alpukat, kelengkeng dan jambu air.

Bibit tersebut diharapkan menjadi bagian dari mitigasi vegetatif di lingkungan desa sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Adapun materi yang diberikan dalam kegiatan Destana meliputi pengenalan pentingnya Destana, kajian risiko bencana, rencana penanggulangan bencana, rencana aksi komunitas, SOP peringatan dini, SOP evakuasi, rencana kontingensi, pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) hingga pembentukan Forum PRB Desa. [fir.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!