Pemkot Mojokerto, bhirawa
Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5), Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada tujuh kepala sekolah baru jenjang TK, SD, hingga SMP di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto.
Tujuh sekolah yang mendapatkan kepala sekolah baru tersebut yakni TK Pembina Kranggan, SDN Kedundung 3, SDN Magersari 2, SDN Miji 4, SDN Balongsari 2, SDN Mentikan 3, dan SMPN 5 Mojokerto.
Dalam sambutannya, Ning Ita-sapaan akrab Ika Puspitasari-menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah strategis yang memiliki peran penting dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di setiap satuan pendidikan.
“Kepala sekolah ini maknanya cukup strategis dalam pembangunan pendidikan. Sebagai pemimpin dalam pembelajaran, sebagai manajer dalam satuan pendidikan, sekaligus sebagai penggerak peningkatan mutu pendidikan. Keberhasilan sebuah sekolah sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan kepala sekolahnya,” ujarnya.
Ia berharap, ketujuh kepala sekolah yang baru menerima SK dapat menghadirkan inovasi positif di sekolah masing-masing, sekaligus membangun karakter peserta didik agar memiliki pondasi yang kuat sebagai generasi penerus bangsa.
“Bangunlah budaya belajar yang sehat. Kembangkan inovasi di masing-masing lembaga pendidikan yang panjenengan kelola, serta bentuk karakter anak-anak kita agar memiliki pondasi karakter yang kuat,” pesannya.
Selain menjadi pemimpin bagi peserta didik, Ning Ita juga menekankan pentingnya kepala sekolah menjadi teladan bagi seluruh jajaran di lingkungan sekolah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak lepas dari kolaborasi, sinergi, dan kekompakan seluruh elemen sekolah.
“Visinya harus sama, langkahnya harus harmoni. Tidak boleh bertabrakan. Semua harus bersatu padu demi kemajuan pendidikan,” tambahnya.
Secara khusus, Ning Ita juga menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Ia ingin setiap anak dapat belajar dengan bahagia serta memperoleh pendidikan yang inklusif untuk mendukung masa depan mereka.
“Jangan ada perundungan. Anak-anak harus bisa bersekolah dengan kondisi yang bahagia dan mendapatkan pendidikan yang inklusif dengan orientasi pada kemajuan mereka ke depannya,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Ning Ita menyampaikan ucapan selamat kepada para kepala sekolah yang baru menerima amanah, seraya berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi demi kemajuan pendidikan di Mojokerto. [oky.hel]


