29.6 C
Sidoarjo
Sunday, May 3, 2026
spot_img

Wali Kota Mojokerto Ajak Kolaborasi Pendidikan untuk Semua


Kota Mojokerto, Bhirawa
Pemerintah Kota Mojokerto menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Sasana Praja Abhipraya, Balai Kota Mojokerto, Sabtu (2/5).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Mojokerto menyampaikan bahwa Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi untuk meneguhkan kembali hakikat pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia.

Hal itu disampaikan saat membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa pendidikan harus dilandasi nilai ketulusan, kasih sayang, dan keberpihakan pada tumbuh kembang peserta didik secara utuh.

Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menjelaskan, konsep pendidikan yang memuliakan manusia sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara melalui Sistem Among. Sistem ini menekankan pentingnya penerapan nilai Asah (ilmu), Asih (kasih sayang), dan Asuh (pendampingan) dalam setiap proses pembelajaran.

“Pendidikan harus dilakukan secara tulus, penuh kasih dan sayang. Kita harus menghidupkan kembali spirit Asah, Asih, dan Asuh untuk menumbuhkan potensi murid sebagai makhluk Tuhan yang mulia,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa pemerintah tengah mendorong terwujudnya sumber daya manusia unggul sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Salah satu langkah yang ditempuh adalah penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam sistem pendidikan nasional.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan lima kebijakan strategis, yakni pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan pendidikan karakter, peningkatan kualitas pembelajaran, serta perluasan akses pendidikan yang mudah, terjangkau, dan fleksibel.

Berita Terkait :  Dindik Jatim Sabet Dua Penghargaan E-Purchasing Award 2025 Provinsi Jawa Timur

Sebagai penutup, Ning Ita menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan peningkatan mutu pendidikan membutuhkan pola pikir yang maju, mental yang kuat, serta komitmen yang konsisten dari seluruh pihak.

“Segala kebijakan peningkatan mutu ini memerlukan mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus. Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua warga Kota Mojokerto demi Indonesia yang maju dan bermartabat,” pungkasnya. [oky.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!