27 C
Sidoarjo
Thursday, April 23, 2026
spot_img

Kejar Target Juni, KSP Instruksikan Tambah 300 Pekerja Proyek Sekolah Rakyat di Nganjuk

Nganjuk, Bhirawa
Kantor Staf Kepresidenan (KSP) memastikan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Jawa Timur 2 di Desa Balonggebang, Nganjuk, masuk dalam fase akselerasi. Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan, Timothy Ivan Triyono didampingi Tim dari PU Pusat, turun ke lokasi proyek untuk memantau progres yang ditargetkan beroperasi pada 20 Juni 2026.

Dalam peninjauan lapangan pada Kamis (23/4), Timothy yang mewakili Wakil Kepala Staf Kepresidenan didampingi oleh tim teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Brantas Abipraya selaku penyedia jasa serta beberapa pejabat teras pemerintah daerah Kabupaten Nganjuk, seperti Asisten Ekbang. Judy Hernanto, Plt Kadis PUPR Onny Supriyono, Kadis Sosial dan PPA, Haris Sujatmiko, Camat Gondang,

Timothy menegaskan, guna mencapai target operasional untuk tahun ajaran baru, diperlukan langkah luar biasa atau Gaspol. Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah penambahan volume tenaga kerja secara masif.

”Kami mensarankan adanya tambahan sekitar 300 orang lagi, sehingga total tenaga kerja yang dimobilisasi mencapai 1.000 orang. Ini penting agar tidak ada ‘front’ atau area bangunan yang terlihat kosong tanpa aktivitas. Semakin banyak orang yang bekerja secara paralel di berbagai titik, maka waktu penyelesaian akan lebih efektif,” ujar Timothy di sela-sela diskusi lapangan.

Berdasarkan data monitoring, saat ini progres pembangunan secara keseluruhan berada di angka 24% per 23 April 2026. KSP mematok target ambisius agar pada awal Mei mendatang, progres tersebut sudah mampu menyentuh angka 40% hingga 60%.

Berita Terkait :  RSUD Notopuro Sidoarjo, Ada Fasilitas Parkir Double Deck Roda Empat Pengunjung

”Secara nasional, rata-rata progres proyek serupa berada di angka 30-40%, dengan yang tertinggi saat ini di Medan. Kami ingin Nganjuk segera mengejar ketertinggalan tersebut melalui manajemen pengawasan yang ketat dan penambahan personel paling lambat pekan depan,” tambahnya.

Proyek senilai ratusan miliar ini mencakup pembangunan 26 item fasilitas, mulai dari ruang kelas berlantai dua, asrama putra dan putri untuk jenjang SD hingga SMA, hingga fasilitas olahraga seperti lapangan mini soccer.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas alat berat dan pengecoran struktur utama masih terus berlangsung. Dengan luas bangunan mencapai puluhan ribu meter persegi, KSP berharap kolaborasi solid antara Kementerian PU dan PT Brantas Abipraya mampu mewujudkan berdirinya pusat pendidikan ini tepat waktu demi kepentingan masyarakat Nganjuk dan sekitarnya. [dro.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!