28 C
Sidoarjo
Thursday, April 23, 2026
spot_img

Mas Rusdi Lepas Ratusan Tamu Allah, Titip Doa untuk Pasuruan yang Berkah

Pasuruan, Bhirawa
Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (22/4) malam. Ratusan calon jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7 secara resmi dilepas untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Sebanyak 375 tamu Allah asal Kabupaten Pasuruan ini melangkah dengan iringan doa dan harapan besar untuk meraih predikat haji mabrur.

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, atau yang akrab disapa Mas Rusdi, melepas langsung rombongan tersebut.

Dalam pesan menyentuhnya, Mas Rusdi menekankan ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan juga ibadah yang menguras energi fisik.

Mengingat jutaan umat manusia dari berbagai penjuru dunia akan berkumpul di satu titik, kesehatan menjadi modal utama yang tidak bisa ditawar.

“Saya mohon saat di Tanah Suci nanti untuk menjaga kesehatan, agar ibadahnya lancar. Karena haji itu banyak ibadah fisiknya, maka menjaga kesehatan adalah hal wajib yang harus diperhatikan,” terang Mas Rusdi di hadapan para jamaah yang tampak antusias.

Mas Rusdi mengingatkan para jamaah untuk bijak mengatur pola hidup selama di Arab Saudi.

Menyeimbangkan asupan makanan bergizi, menjaga kecukupan cairan serta mengatur waktu istirahat di sela-sela padatnya prosesi ibadah adalah kunci.

Pejabat nomer satu di Kabupaten Pasuruan ini juga menyarankan jamaah untuk tetap melakukan olahraga ringan agar otot tidak kaku saat menghadapi puncak haji.

Selain aspek personal, Bupati juga menitipkan pesan persaudaraan (ukhuwah). Ia meminta agar seluruh jamaah dalam kloter tetap menjaga kekompakan dan tidak segan untuk saling mengulurkan tangan.

Berita Terkait :  Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan KUA PPAS Disetujui

“Intinya juga jaga kekompakan, saling bantu-membantu apabila ada yang kesusahan. Terutama merujuk pada fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) yang dikenal sebagai fase paling menantang dan menguras stamina,” urai Mas Rusdi.

Tak hanya kepada jamaah, Mas Rusdi memberikan instruksi tegas kepada para petugas haji. Ia meminta seluruh petugas, baik medis maupun pembimbing, untuk siaga 24 jam dalam melayani kebutuhan jamaah.

“Dan jamaah jangan sungkan-sungkan meminta bantuan kepada para petugas,” tegas Mas Rusdi.

Mas Rusdi mengajak seluruh jamaah untuk tidak melupakan tanah air dalam doa-doa mustajab mereka di depan Ka’bah maupun di padang Arafah.

Ia berharap Kabupaten Pasuruan senantiasa dilimpahi keberkahan dan menjadi daerah yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur.

“Ibadah haji adalah panggilan istimewa dari Allah SWT. Jemaah calon haji Kabupaten Pasuruan adalah orang-orang yang beruntung karena mendapat undangan langsung dari Sang Khalik,” kata Mas Rusdi.

Plt Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan, A. Marzuqi, memastikan bahwa seluruh dokumen dan kesiapan teknis telah rampung 100 persen. Pemberangkatan tahun ini memberikan atensi khusus bagi jamaah lanjut usia (lansia) dan jamaah dengan risiko tinggi (risti).

“Untuk jemaah yang rentan, pendampingan dilakukan secara melekat oleh mahram, pimpinan rombongan KBIH, hingga petugas dari Petugas Haji Daerah (PHD). Total ada 70 jamaah kategori rentan yang mendapat perhatian ekstra,” ucap A. Marzuqi.

Berita Terkait :  Silaturahmi Pangdam V/Brawijaya di Kabupaten Probolinggo, Dukung Percepatan BTP Krucil

Secara keseluruhan, sebanyak 1.634 jamaah asal Kabupaten Pasuruan diberangkatkan secara bertahap.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabub) Pasuruan, HM Shobih Asrori juga kembali berangkat haji tahun 2026 ini akan sekuat tenaga membantu para jamaah selama di Tanah Suci Makkah.

“Bila sudah di sana tidak ada stempel Wabup. Saya membantu jamaah haji Kabupaten Pasuruan dengan sekuat tenaga,” imbuh Gus Shobih sapaan akrabnya. [hil.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!