28 C
Sidoarjo
Thursday, April 23, 2026
spot_img

Produksi Beras Jatim Naik 2,3 Persen, Pastikan Dampak El Nino Terkendali


Pemprov, Bhirawa
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjamin ketahanan pangan, khususnya komoditas beras, tetap stabil dan aman.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Heru Suseno, memastikan produksi beras di Jawa Timur melampaui angka kebutuhan konsumsi masyarakat secara signifikan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi beras Jawa Timur periode Januari hingga Mei 2026 meningkat 2,3 persen daripada periode yang sama pada 2025.

“Prediksi BPS menunjukkan tren positif. Produksi Januari sampai Mei naik sekitar 2,3 persen dibanding tahun lalu,” kata Heru, Kamis (23/4).

Setiap tahun, Jawa Timur rata-rata memproduksi lebih dari 6 juta ton beras. Pada 2025, petani menghasilkan 6,04 juta ton beras, sementara masyarakat hanya mengonsumsi sekitar 3,5 juta ton. Selisih tersebut menciptakan surplus hampir 50 persen yang menjamin keamanan stok daerah.

Heru menjelaskan bahwa pemerintah mendistribusikan kelebihan produksi tersebut ke berbagai wilayah di Indonesia. Selain itu, pemerintah daerah menyimpan sebagian hasil panen sebagai cadangan pangan (CPPD).

Saat ini, stok CPPD Jawa Timur di gudang provinsi maupun kabupaten/kota mencapai 895 ton. Angka ini melonjak menjadi 1.200 ton pada Mei 2026 dan diprediksi terus bertambah.

“Kami menargetkan jumlah cadangan tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Ia juga menjamin stok beras mampu meredam dampak fenomena El Nino. Melimpahnya produksi dan penguatan cadangan pangan menjadi strategi utama pemerintah dalam meminimalkan risiko kekurangan pangan.

Berita Terkait :  Pemkab Lamongan Duduki Peringkat Pertama IPKD MCP

Guna menjaga stabilitas tersebut, Pemprov Jatim terus memperluas area tanam. Pada 2026, pemerintah menargetkan luas tambah tanam mencapai 13,8 juta hektare, naik dari angka 13,4 juta hektare pada tahun sebelumnya.

“Kami mengejar target luas tanam 13,8 juta hektare tahun ini untuk menjaga konsistensi produksi tetap tinggi,” pungkas Heru. [rac.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!