28 C
Sidoarjo
Saturday, April 18, 2026
spot_img

Warga Ploso Jombang Diskusi Masa Depan Wisata Sejarah Rumah Lahir Bung Karno

Kegiatan ‘Diskusi Rakyat Episentrum Sejarah Bung Karno Di Ploso Dan Masa Depan Wisata Sejarah Kebangsaan Di Kabupaten Jombang’ di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang. foto: arif yulianto/bhirawa.

Jombang, Bhirawa.
Warga Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang menggelar diskusi bertajuk ‘Diskusi Rakyat Episentrum Sejarah Bung Karno Di Ploso Dan Masa Depan Wisata Sejarah Kebangsaan Di Kabupaten Jombang’. Acara digelar di Sekretariat Titik Nol Soekarno di Gang Buntu Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Sabtu (18/04).

Sejumlah narasumber berbicara pada diskusi ini. Di antaranya, Inisiator Titik Nol Soekarno, Binhad Nurrohmat, lalu Pembina Situs Persada Soekarno Kediri, R.M Koeswartono, dan penelusur sejarah dari komunitas Kompas Jombang, Moch. Faisol. Sejumlah sesepuh warga Ploso dan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 7 Jombang mengikuti diskusi ini.

Binhad Nurrohmat mengulas kesejarahan Bung Karno yang lahir di Ploso pada tanggal 6 Juni 1902, di mana Ploso waktu itu masuk wilayah Karesidenan Surabaya, dan saat ini masuk wilayah Kabupaten Jombang.

“Basis sejarah Bung Karno lahir di Ploso ini sangat kuat. Baik dari dokumen tertulis maupun cerita tutur,” kata Binhad Nurrohmat.

“Di Ploso ini ada 5 situs, rumah lahir Bung Karno, Sekolah Desa tempat Bung Karno pertama bersekolah, Sekolah Ongko 2 tempat ayah Bung Karno mengajar, Langgar Kedungturi tempat Soekarno kecil mengaji, dan SDN Ploso sebagai tempat pindahnya Sekolah Desa,” beber Binhad Nurrohmat.

Berita Terkait :  TKA di Mulai Senin, Kadindik Ingatkan Siswa Fokus dan Tak Remehkan Soal

Moch. Faisol menjelaskan, pada konteks penelusuran sejarah kelahiran Bung Karno ini, dirinya terlibat dalam penelusuran arsip-arsip penting sebagai penguat. Salah satunya adalah foto tentang kunjungan Bung Karno ke Ploso pada tahun 1952, di mana saat itu Bung Karno sempat pengasuhnya saat kecil yang bernama Mbok Suwi.

“Alhamdulillah, foto itu saya temukan di Disperpusip Jatim pada 2024 lalu sebagai koleksi yang dijaga dengan baik,” katanya.

R.M Kuswartono menyampaikan integrasi sejarah Jombang dan Kediri. Dia mengatakan, terdapat benang merah yang kuat tentang sejarah Bung Karno di Jombang dan Kediri.

“Kami sudah membangun jejaring Bung Karno se – Indonesia, dan Jombang ini adalah yang terbaru,” kata Kuswartono.

Dia berharap, episentrum Bung Karno di Ploso, Jombang ini bisa kemudian dikembangkan agar dapat berdampak sosial ekonomi bagi masyarakat luas.

Dia juga mengingatkan bahwa Bung Karno adalah sosok termashyur yang dikenal luas di dunia internasional.

“Maka menjadi hal yang penting tentang pelurusan sejarah Bung Karno yang memang lahir di Ploso, Jombang pada 6 Juni 1902,” tandas Kuswartono.

Sementara itu, salah satu pelajar MAN 7 Jombang yang mengikuti diskusi tersebut bernama Aulia Iga Mawarti mengatakan, dirinya baru pertama kali mengikuti kegiatan seperti diskusi di Ploso tersebut.

“Sebenarnya pengetahuan kita tentang lahirnya Bung Karno di Ploso itu masih belum sejauh itu. Dan dengan ikutnya kami di kegiatan ini, jadi kami lebih tahu sejarah lahirnya Bung Karno di sini,” tutur Mawar mewakili teman-temannya.

Berita Terkait :  Wisudawan UKWMS Diharapkan Sukses, Tangguh dan Membanggakan

Mawar menambahkan, dengan adanya sejarah Bung Karno lahir di Ploso, Jombang, merupakan sebuah kebanggaan baginya.

“Bung Karno lahir di sini jadi sebuah kebanggaan, kalau Jombang itu punya banyak tokoh-tokoh penting Indonesia,” ucap Mawar.

Dia pun berharap, rumah kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang itu dapat menjadi cagar budaya dan dan dapat menjadi tempat wisata sejarah.

“Untuk meningkatkan ekonomi warga sekitar, dan juga bisa tetap lestari, dan anak-anak muda seumuran kami bisa lebih tahu sejarahnya,” pungkasnya. [rif.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!