29 C
Sidoarjo
Sunday, April 19, 2026
spot_img

Rajut Silaturahmi “Guyub Rukun Selawase”, PWRI Disnakertrans Jatim Gelar Halal Bihalal dan Temu Kangen Penuh Kehangatan

Surabaya, Bhirawa
Semangat kekeluargaan terpancar kuat dalam acara Halal Bihalal dan Temu Kangen yang digelar oleh Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Unit Disnakertrans Jawa Timur.

Acara yang dihadiri oleh para purna tugas dari berbagai daerah mulai dari Banyuwangi, Jember, Madiun, hingga Solo ini menjadi ajang penguat tali persaudaraan atau sedulur selawase.

Ketua PWRI Unit Disnakertrans Jatim, Agus Anas dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran para anggota di pagi yang cerah tersebut. Beliau menekankan bahwa pertemuan ini merupakan instruksi hati untuk saling memaafkan demi menyempurnakan ibadah.

“Hubungan dengan Allah mungkin sudah kita jalani lewat puasa, namun dosa antar sesama manusia hanya bisa lunas jika kita saling memaafkan. Terima kasih kepada seluruh senior dan rekan sejawat yang datang dari ujung timur hingga barat,” pungkasnya.

Ada tiga mantan Kepala Disnakertrans Jatim yang hadir dalam halal bihalal kali ini. Yaitu Hari Sugiri, Edi Purwinarto dan Sukardo. Dengan didampingi Kepala Disnakertrans Jatim Sigit Priyanto, ketiga mantan kadis itu memberikan kata sambutan.

Mantan Kadisnakertrans Jatim, Hari Sugiri, memberikan sambutan dengan gaya khasnya yang santai dan penuh tawa. Beliau mendoakan agar seluruh anggota PWRI senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki.

“Kita semua di sini harus bahagia agar sehat. Saya berharap jalinan silaturahmi ini tetap terjaga, termasuk dukungan dari dinas agar kita bisa terus berkumpul seperti ini. Yang paling penting adalah kita semua tuntas dalam segala urusan dan tetap bisa berbagi kebahagiaan,” ujar Hari Sugiri yang disambut tawa hangat hadirin.

Berita Terkait :  DPP PKB Rekom Abdul Ghofur - Firosya Shalati di Pilkada Lamongan 2024

Selanjutnya, mantan Kadisnakertrans Jatim, Edi Purwinarto, memberikan perspektif mengenai pentingnya organisasi PWRI bagi para pensiunan. Beliau sempat mengenang masa transisi keanggotaan dan menekankan bahwa PWRI adalah wadah resmi bagi mereka yang telah purna tugas.

“Menjadi anggota PWRI adalah bagian dari perjalanan kita setelah pensiun. Ini adalah wadah untuk tetap berinteraksi dan menjaga identitas kita sebagai bagian dari keluarga besar purna tugas pemerintahan,” tuturnya singkat.

Sebagai penutup, mantan Kadisnakertrans Jatim, Sukardo, menyampaikan pesan religius yang menyentuh hati. Beliau mengapresiasi kehadiran para anggota yang dinilainya melampaui nilai materi.

“Pertemuan ini nilainya tak terhingga, tidak bisa diukur dengan uang. Kita bersyukur masih diberi umur untuk istiqomah beribadah setelah Ramadhan. Hidup ini sementara, maka silaturahmi ini adalah bekal kita untuk saling mendoakan dan memaafkan atas segala kebijakan atau interaksi di masa lalu saat masih berdinas. Semoga kita semua husnul khotimah,” tutup Sukardo.

Acara ditutup dengan jargon penuh semangat yang menegaskan bahwa meski tugas kedinasan telah berakhir, ikatan persaudaraan mereka akan tetap abadi. Kemudian bernyanyi bersama, pengundian doorprize dan makan bersama. [rac.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!