DPRD Gresik, Bhirawa
Puluhan orang diduga menjadi korban penipuan, berkedok rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Gresik, Komisi I DPRD segera panggil Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Juga korban penerima SK Palsu, dan terkait dalam rapat hearing.
Ketua Komisi I DPRD Gresik Muhammad Rizal Saputra mengatakan, bahwa sudah mendengar kabar puluhan SK palsu beredar di pemkab. Akibatnya, telah meresahkan banyak pihak dan membuat banyak kalangan yang tanya pada DPRD.
“Kami akan segera panggil BKPSDM, segera paling lambat minggu depan. Agar persoalan cepat clear, dan menangkap pelaku pembuat SK palsu tersebut,” ujarnya.
Kepala BKPSDM Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan, bahwa Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Bakal mengundang para korban kasus dugaan penipuan, rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belakangan mencuat. Hingga saat ini, timnya masih melakukan penelusuran terkait kasus tersebut.
“Kami masih melakukan penelusuran lebih lanjut, untuk mengetahui pihak-pihak yang terlibat,” jelasnya.
Langkah konfirmasi dengan para korban guna, untuk menggali informasi lebih dalam terkait kronologi serta pihak yang diduga terlibat dalam praktik penipuan tersebut.
Di tambahkan Agung Endro Dwi Setyo Utomo, bahwa turunya SK pada puluhan orang. Sangat di sayangkan, dan akan di lakukan penelusuran mendalam. Untuk mengetahui, siapa dalang sebenarnya penyebar SK tersebut, yang pastinya juga tidak gratis.
Perlu di ketahui, kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari seorang perempuan berinisial SE. Yang datang ke Kantor Bupati Gresik pada Senin (6/4/2026), dengan mengenakan seragam ASN lengkap. Dan berniat mulai bekerja berdasarkan Surat Keputusan (SK), pengangkatan yang dimilikinya.
Menariknya, kedatangan SE justru menimbulkan kecurigaan dari petugas di lingkungan pemerintah daerah. Sebab, ada perbedaan pada dokumen yang ditunjukkan dan terduga palsu. [kim.dre]


